MANDIRI SYARIAH

Proyek Drainase Berujung Maut, 3 Pekerja Tewas Tertimbun Longsor

oleh -2.271 views
JENAZAH : Warga membantu memasukkan jenazah para pekerja ke dalam ambulans.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Tiga orang pekerja meregang nyawa setelah tertimbun tanah longsor di di Desa Kutagaloh, Kecamatan Tigabinanga, Karo, Rabu (27/1/2021) malam. Saat itu, ketiganya sedang mengerjakan proyek drainase yang bersumber dari Dana Desa (DD).

Mayat para pekerja baru ditemukan sekira pukul 04.00 WIB. Pencarian dilakukan Basarnas dibantu warga setempat.

Ketiga korban masing-masing, Matius Tarigan (34) merupakan perangkat desa, Gufron alias Roni (23) dan Anto (43) kedunya warga Desa Simpang Pergendangen, Kecamatan Tigabinanga.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Natanail Peranginangin mengatakan, jenazah korban ditemukan sekira pukul 04.00 WIB.

BACA JUGA..  Gultom Tewas Terpanggang, Rumah Kontrakan Ludes

“Ketiga korban sudah ditemukan, namun telah meninggal dunia. Saat ini sudah di Puskesmas Tigabinanga untuk dibersihkan dan diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan,” kata Pjs BPBD sekaligus Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Karo itu melalu aplikasi pesan WhatsApp, Kamis (28/1/2020).

Bagaimana dengan proyek yang sedang berlangsung ini? Ia menyebut, proyek pembuatan parit tersebut merupakan proyek pribadi.

“Coba konfirmasi ke camat (Tiga Binanga) nya dulu, tapi agak siang saja. Mungkin camatnya baru istirahat karena semalaman ikut mencari korban,” ujar Nail.

“Iya, ketiga pekerja itu mendapat musibah kecelakaan kerja. Cuma belum jelas pastinya, proyek itu milik pribadi atau gimana. Tapi infonya proyek pribadi,” sambungnya.

BACA JUGA..  Gultom Tewas Terpanggang, Rumah Kontrakan Ludes

Kanit Reskrim Polsek Tiga Binanga Ipda Solo Bangun, membenarkan ada ditemukan warga yang tertimbun longsor di Desa Kuta Galuh.

“Saat ini ketiga warga yang bekerja di proyek desa telah ditemukan dan saat ini dalam proses penyerahan kepada keluarga,” ujarnya.

Sementara Camat Tigabinanga Mbela Tarigan ketika dikonfirmasi menyebutkan, ketiga pekerja yang bernasib malang itu bekerja untuk proyek pembuatan parit yang bersumber dari dana desa 2020.

“Para pekerja itu membuat parit yang bersumber dari dana desa,” kata camat.

BACA JUGA..  Gultom Tewas Terpanggang, Rumah Kontrakan Ludes

Sayangnya, Kepala desa Kutagaloh Darwin yang coba dikonfirmasi, tak berhasil dihubungi. Sementara proyek drainase itu disebut sebut merupakan dana desa di wilayah kerjanya.

Informasi menyebut, ketiga korban tertimbun longsor Rabu (27/1/2021) sekitar pukul 20.00 WIB. Ketiganya tertimbun longsor di lokasi proyek pembuatan drainase yang tepat di bawah tebing curam.

Lokasi proyek yang curam dan berada di sisi tebing, Kondisi itu mengharuskan pekerja harus menggali tanah.

Ketika pekerja sedang menggali tanah, tiba-tiba tanah longsor dan langsung menimbun para korban yang berada di bawah.(klm)