MANDIRI SYARIAH

Ketua PKPI Bunuh Diri Pakai Slang

oleh -173 views
MENINGGAL : Ketua PKPI Kota Pematangsiantar, sekaligus anggota DPRD setempat, Alex Wijaya Panjaitan diduga bunuh diri, Kamis (7/1/2021) sekira pukul 14.30 WIB.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kota Pematangsiantar, sekaligus anggota DPRD setempat, Alex Wijaya Panjaitan meninggal dunia, Kamis (7/1/2021) sekira pukul 14.30 WIB.

Menurut informasi, anggota Komisi II tersebut ditemukan tak sadarkan diri di dalam rumah kerabatnya dengan kondisi leher terlilit slang. Tepatnya di Jalan Kabanjahe, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan.

Dengan kondisi tak sadarkan diri, Alex dilarikan pihak keluarga ke Rumah Sakit Harapan, Jalan Farel Pasaribu, Kota Pematangsiantar. Namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia.

BACA JUGA..  Pangkalan Gas di Jalan Merak Sunggal Meledak

Saksi mata, boru Siahaan mengatakan, Alex ditemukan tergeletak di lantai rumah salah satu kerabatnya dengan kondisi leher terlilit slang air. Alex saat itu sedang seorang diri dan dalam kondisi sakit.

“Warga sudah menemukan tergeletak. Saat itu kakaknya mengecek karena Alex tak bisa dihubungi. Didapati lehernya ada slang, tadi waktu dicek nadinya masih ada makanya dilarikan ke rumah sakit,” ucapnya.

BACA JUGA..  Terjaring Razia Yustisi, 50 Warga Ditindak Push Up

Jenazah Alex kemudian dibawa keluarga ke kediamannya, Jalan Bahkora II, sebelum dimakamkan. Sejauh ini belum ada keterangan resmi apa penyebab anggota DPRD itu memilih mengakhiri hidupnya.

Sementara itu kolega Alex di DPRD, Denny Siahaan mengaku seakan tak percaya dengan kejadian itu. Denny mengatakan Alex merupakan sosok yang sangat baik.

“Kagetlah kami, tau-tau sudah dapat kabar duka gini. Memang belakangan waktu ini kabarnya jarang kami dengar. Terakhir itu tanggal 30 bulan 12 lah, karena kami sering telponan,” kata Denny.

BACA JUGA..  Pelajar SD Ditemukan Tewas di Kolam Ikan Lele

“Alex ini orangnya dekat sama yang lain tapi ya gitu, tak mau terbuka kali. Ada yang kudengar sakit, itu Mamaknya, bukan si Alex,” sambungnya.

Kasat Reskrim Polres Siantar, AKP Edi Sukamto membenarkan kejadian itu.

Dia hanya menyatakan dugaan sementara Alex bunuh diri. Namun tidak memberikan informasi lebih jauh mengenai kejadian itu.

“Iya benar (bunuh diri),” sebutnya.(*/ras)