MANDIRI SYARIAH

Edan! Ibu Kandung Minta Anak Gagahi Dirinya hingga Tiga Kali

oleh -123 views
ILUSTRASI

POSMETROMEDAN.com-Gila! Kata ini mendeskripsikan kelakuan ibu dan anak prianya di Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan. Sang ibu minta disetubuhi anak. Hubungan inses ini sudah dilakukan keduanya hingga tiga kali.

Hubungan sedarah ini dilakoni ibu berinisial IA (40) dan anak laki-lakinya berinisial EP (19). Kelakuan menjijikkan keduanya berawal dari informasi warga yang menyebut IA kerap mengedarkan narkoba di kawasan tempat tinggalnya.

Berbekal informasi berharga itu, petugas kemudian bergerak menuju rumah IA, Selasa (17/3/2020) sekira pukul 03.35 WIB. Namun alangkah terkejutnya polisi ketika melakukan penggerebekan.

BACA JUGA..  Karaoke Scorpio Diduga Jadi Lapak Jual Inex, Pengamat: Polisi Jangan Omdo

Keduanya kedapatan sedang asik pemanasan untuk melakukan hubungan suami istri. Polisi kemudian menggeledah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain tersangka, petugas mengamankan 3 paket sabu seberat 8,22 gram dan 1 butir ekstasi. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka bersama barangbukti dibawa ke Satres Narkoba Polres Muaraenim.

Kepada penyidik, IA mengaku sudah tiga kali mengajak anaknya berhubungan intim. IA mengaku khilaf dan menyesal.

“Saya yang ajak berhubungan intim. Mungkin pengaruh setan,” tutur ibu dua anak ini di hadapan penyidik, Selasa (17/3/2020).

BACA JUGA..  Tubuh Penuh Luka Tusukan, Mr X Tewas Telungkup di Parit

IA mengaku secara spontan saat digrebek mengajak anaknya untuk berhubungan badan. Baru akan dilakukan, keburu digrebek polisi.

Birahi IA tak lagi tertahan karena sudah satu tahun pisah ranjang dengan suaminya yang bekerja di Bengkulu Utara. Selama ditinggal sang suami, IA terpaksa bekerja serabutan untuk menghidupi kedua anaknya.

Termasuk mengedarkan narkoba bersama anaknya, EP. Keduanya sudah menjalani bisnis haram itu selama 5 belakangan.

Menjadi pengedar terpaksa dilakoni IA untuk membiayai sekolah anaknya bungsunya di Palembang.

BACA JUGA..  Pembunuh Aliong Dituntut 15 Tahun, Majelis : Wajahmu Tidak ada Tampang Pembunuh

“Sekolah anak saya itu, butuh Rp 1,5 sampai Rp 2 juta sebulan. Kareba dia tinggal di asrama,” lirih IA.

Sedangkan EP mengaku hanya bisa menurut saja ketika diajak ibunya berhubungan intim. Sebab saat diajak gituan, dirinya sudah setengah sadar karena baru saja mengonsumsi narkoba.

“Saya tidak tahu, saya sudah setengah sadar, tahu- tahu digrebek Polisi,” katanya.

Kapolres Muaraenim, AKBP Donni Eka Saputra membenarkan penangkapan yang dikukan anggotanya.

“Kedua tersangka sedang diperiksa untuk diproses lebih lanjut,” tegasnya.(bbs/ala)