Dikibusi Kawan, 2 Residivis Didor

oleh -111 views

POSMETROMEDAN.com – Dua orang residivis kasus jambret, narkoba, dan begal ditembak personel Reskrim Polrestabes Medan. Keduanya didor karena berusaha menabrak petugas saat berusaha kabur saat disergap.

Bandit bernasib apes tersebut yakni M. Hadji (21) warga Jalan M Yakub, Gang Tini, Medan, dan Hendra Sani alias Bajol warga Jalan Tirto, Medan.

Terungkapnya identitas Hadji dan Bajol bermula dari tertangkapnya Ali Adam (28) warga HM Yamin, Kelurahan Sei Kera Hulu. Kepada petugas, pelaku tindak pencurian dengan kekerasan (Curas) ini mengaku telah beraksi di beberapa tempat.

Ketika polisi menanyakan perihal sama siapa saja dia beraksi, Ali menguak identitas Hadji dan Bajol. Setelah mengantongi ciri-ciri keduanya, petugas melakukan pengembangan kasus.

BACA JUGA..  Akses Menuju Binjai, Langkat dan Aceh Terputus

Puncaknya, pada Jumat (13/11/2020) malam didapat informasi jika kedua buruan sedang berada di Jalan HM Yamin. Polisi pun bergerak ke alamat dimaksud.

Setiba disana, target didapati sedang duduk diatas kereta. Tanpa buang waktu, penyergapan dilakukan. Namun belum sempat dijangkau, Hadji dan Bajol dengan sigap berupaya kabur.

“Saat hendak kabur, kedua tersangka berusaha menabrak petugas hingga diberikan tembakan peringatan. Sayangnya tembakan itu diabaikan, maka dengan terpaksa mereka dihentikan dengan ditembak di bagian kaki,” sebut Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing melalui Kanit Pidum, Iptu Yunan, Senin (16/11/2020).

BACA JUGA..  Manten Baru Tewas di Rumah Mertua, Keluarga Curiga Dibunuh

Ditegaskan Yunan, ketiga tersangka yang diamankan merupakan residivis kasus jambret, narkoba dan begal. Begitu bebas, mereka kembali mengulangi perbuatannya melakukan penjambretan.

Khusus tersangka Ali Adam, penangkapannya merupakan tindak lanjut dari adanya laporan kasus penjambretan di Jalan GB Josua dengan korban Renata Pangaribuan (40), pada Kamis (12/11/2020).

Dari hasil pemeriksaan polisi, trio jambret ini paling sedikit sudah 8 kali melakukan penjambretan di seputaran Kota Medan antara lain di Jalan Setia Budi menggasak tas berisi uang Rp500 ribu dan minyak wangi. Di Jalan Ringroad Atas cuma dapat uang Rp30 ribu dan surat-surat berharga.

BACA JUGA..  Mengenal Ali Kalora, Otak Pembantaian di Sigi

Di Jalan Sudirman meraup tas berisi uang Rp600 ribu dan handphone, Jalan S Parman mendapat tas berisi uang Rp400 ribu, hp dan kacamata. Di Jalan Mongonsidi memperoleh tas berisi uang Rp500 ribu, Jalan Brigjend Zein Hamid merampas tas berisi uang Rp500 ribu, Jalan Gatot Subroto menggasak tas berisi hp dan surat-surat.

“Dan terakhir di Jalan GB Josua menggasak tas berisi uang Rp2,3 juta, handphone, buku dan dompet,” terang Yunnan.(sor/ras)