Pilkada Medan Horor dan Munculkan Klaster Baru 

oleh

posmetromedan.com – Ketua Pokja Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Sumut, Tumpal Panggabean, menyayangkan Pilkada Medan tetap digelar ditengah pandemi covid-19.

Pasalnya, angka pasien positif covid-19 dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan yang jumlahnya terus signifikan.

“Kalau terus dipaksakan Pilkada Medan ini honor, bisa menjadikan klaster baru penyebaran covid-19,” ujar Tumpal didampingi Ketua Dewan Pembina, Leo Imsar Adnan, Ketua GNPF Aidan Nazwir Panggabean, Bendahara Widya Nasution kepada wartawan, kemarin (9/9).

BACA JUGA..  Kawal Ketat Hak Pekerja Pembangunan Islamic Center Medan, Pemko Serahkan Santunan Rp208 Juta kepada Ahli Waris

Oleh karena itu, GNPF meminta agar pelaksanaan Pilkada Medan ditunda. Terlebih Kota Medan saat ini masuk ke dalam zona merah.

Menurutnya, tidak sedikit anggaran yang dikucurkan untuk pelaksanaan Pilkada Medan. “Akan lebih baik ketika anggaran pilkada itu direcofusing atau dialihkan ke penanganan covid-19,” bebernya.

Saat pendaftaran bakal pasangan calon pada 4-6 September 2020 lalu, dia melihat tidak ada protokol kesehatan yang dijalankan.

BACA JUGA..  Sri Rezeki Bakal Gantikan Posisi Rajuddin, Zulham : Rotasi Jabatan Hal Biasa, PKS Tetap Solid

“Ratusan orang ikut mengantar pasangan calon, tidak ada jaga jarak ini kan berbahaya. Kita mau berfikir politik atau keselamatan masyarakat,” bebernya.

“Kalau ke depan angka pasien positif covid-19 menurun, kita tidak akan halangi. Silahkan,” tambahnya mengakhiri. (Ali)