Merampok PT TPL, Anak Patumbak Tewas Dimassa, Dua Sekarat

oleh -146 views
ILUSTRASI

POSMETROMEDAN.com – Alih-alih mendapat keuntungan, aksi komplotan maling ini malah berujung petaka, Minggu (27/9/2020). Satu pelaku tewas dihajar massa, dua sekarat dan dua berhasil melarikan diri.

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan masing-masing, Erik Simanjuntak (36) warga Dusun I, Jalan Pelita, No 50, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang.

Kemudian, Mangihut Sitorus (34) warga Jalan Kakap Tengah, No 42, Kota Sibolga dan Martin Siregar (24) warga Amplas Kota Medan. Sedangkan dua yang berhasil kabur belum diketahui identitasnya.

Ketiganya diamuk massa usai ketahuan mencuri komputer alat berat di wilayah konsesi PT Toba Pulp Lestari (TPL). Tepatnya di Desa Tapian Nauli III, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara.

BACA JUGA..  Kemenperin : Solusi Tepat Dimasa Pandemi Covid-19 Gunakan Teknologi Informasi

“Aksi pencurian terjadi sekira pukul 00.30 WIB. Di konsesi TPL Kompleks D. 051 Desa Tapian Nauli III, Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara,” sebut sumber yang tidak ingin identitasnya dicantum di lokasi kejadian.

Dijelaskannya, kawanan maling masuk ke kawasan kompleks konsesi TPL melalui jurang. Para pelaku langsung menguasai alat berat dan menyekap seorang penjaga setelah berhasil masuk.

Namun sebelum para pelaku keluar, tiga orang Satpam PT TPL (Nassurlah, Roikardi Nababan dan Boike Siahaan) melakukan patroli rutin. Nassurlah kemudian melihat penjaga alat berat disekap dengan lakban warna hitam oleh lima orang tak dikenal di lokasi tersebut.

“Spontan Nassurlah berteriak dan terlibat pertengkaran dengan pelaku. Kepala Nassurlah sempat dipukul dengan kayu,” sebut sumber.

BACA JUGA..  Tiga Bocah di Langkat Hilang Misterius, Beredar Video Ketiganya Bermain Dekat Galian

“Kemudian dia diseret ke dalam mobil patroli TPL dan diikat,” sambungnya.

Setelah para pelaku pergi, Nasrullah berhasil melepaskan ikatannya dengan menggesekkan tali ke bemper mobil. Begitu terlepas, ia langsung melaporkan kejadian ke Manager PT TPL selaku pimpinannya di Sektor Habinsaran.

Mendapat laporan, Manager TPL menghubungi karyawan untuk melakukan pencarian dan penghadangan di setiap persimpangan dibantu warga sekitar. Sekira pukul 06.30 WIB, tiga pelaku berhasil ditangkap massa dalam jurang setelah melarikan diri ke wilayah Kabupaten Toba.

Sebelum diboyong dari dalam jurang, ketiganya terlebih dahulu dihajar massa. Seorang terduga pelaku akhirnya meninggal di RSU Porsea Toba setelah sekujur tubuhnya babak belur.

BACA JUGA..  Peringatan Sumpah Pemuda ke-92, Wagub Semangati Pemuda Sumut Terus Berkarya

Sedangkan dua rekannya mengalami luka serius dan kini dirawat intensif. Terpisah, Kasubbag Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu Walpon Baringbing membenarkan peristiwa pencurian komputer alat berat di wilayah konsesi TPL Sipahutar.

”Saat ini kasus pencurian tersebut sedang ditangani bersama Polres Taput dengan Polres Toba,” kata Walpon Baringbing kepada wartawan di Tarutung, Senin (28/9/2020).

Informasi yang diterima kepolisian, salah seorang dari terduga pelaku pencurian tewas diamuk massa dan dua orang lagi sedang dirawat di Rumah Sakit Porsea.

Diperoleh informasi, konsesi TPL Kompleks D.051 Desa Tapian Nauli III, Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara  disebut berbatasan dengan Kabupaten Toba.(bbs/ala)