HUT NAGAN RAYA

Komplotan BNN Gadungan Curi Motor Warga

oleh -132 views
PAPARKAN: Kapolsek Sunggal Kompol Yasir paparkan kasus komplotan BNN Gadungan yang mencuri sepeda motor warga.

POSMETROMEDAN.com – Delapan polisi gadungan yang menyaru sebagai personel Badan Narkotika Nasional (BNN) diamankan personel Unit Reskrim Polsek Sunggal. Tersangka masing-masing, MB (38), Sup (38), YA (28), JDK (28), DA (26), ES (31), RE (40) dan seorang wanita KJ (18). Semua warga Percut Sei Tuan.

Penangkapan para tersangka berawal dari laporan JP (15) warga Jalan Asoka, Asam Kumbang, Sunggal. Dalam laporannya, JP mengaku sepeda motornya dilarikan orang yang tak dikenal saat bersama temannya sedang nongkrong di salah satu SPBU kawasan Jalan Ring Road.

Saat itu, para tersangka datang menggunakan mobil. Tanpa basa-basi, para tersangka langsung menuduh korban dan temannya sebagai pengedar narkoba.

BACA JUGA..  Kurir Sabu 5,7 Kg dan 1000 Inex Dihukum 12 Tahun Penjara

Takut, korban dan kawan-kawannya langsung melarikan diri meninggalkan sepedamotornya. Kunci kontak sepedamotor masih ada di saku celana korban.

“Selanjutnya korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sunggal dan langsung ditindaklanjuti Tekab Polsek Sunggal dengan melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” ucap Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak, Kamis (10/9) sore.

Sewaktu berada di kawasan Jalan Ring Road, atas petunjuk korban, petugas melihat mobil yang digunakan para pelaku saat melakukan aksinya.

BACA JUGA..  Polrestabes Tembak Mati Bandar Sabu

“Dan langsung dipepet oleh petugas sehingga para tersangka tidak dapat berbuat banyak. Selanjutnya para tersangka segera digiring ke mako Polsek Sunggal guna proses selanjutnya,” ucap Budiman kembali.

Dari kedelapan polisi gadungan ini, pihak kepolisian berhasil menyita beberapa barang bukti (BB). Masing-masing, 1 unit mobil Kijang kapsul BK 1374 DS, 1 pucuk senpi rakitan jenis revolver, 1 pucuk senpi mainan, 1 buah HT, 9 lembar tanda pengenal BNN atas nama pelaku, 5 buah HandPhone (HP) android, 2 buah HP merk Mito, 1 buah lakban.

Kemudian, 1 buah borgol, 1 lembar STNK, Sim C, Sim BI, 4 lembar KTP, 2 buah kaca pirex, 1 buah plastik klip kosong, 7 buah dompet, 1 buah senter laser vointer, 1 buah senter, 1 pasang kaca spion sepeda motor, 1 unit sepeda motor vario 150 BK 4810 PBH, beberapa dokumen/surat-surat dan baju seragam Polri.

BACA JUGA..  Perampok Nenek di Delitua Ditembak

Diduga kuat kedelapan polisi gadungan ini sudah sering melancarkan aksi penipuannya kepada masyarakat Kota Medan.

“Saat ini, kita masih melakukan pemeriksaan intensif guna mengembangkan kasus tersebut,” pungkas Budiman.

Komplotan polisi gadungan itu dipersangkakan melanggar pasal 365 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(oki)