HUT NAGAN RAYA

Cegah Tertular Covid-19, Ini yang Dilakukan Bupati Sergai

oleh -102 views

POSMETROMEDAN.com – Bupati Serdangbedagai (Sergai) Ir H Soekirman melakukan test swab Covid-19 di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU), beberapa waktu lalu.

Hasilnya sudah keluar dan Bupati dinyatakan negatif terinveksi Covid-19. Hasil test terdaftar dalam surat Nomor 284/UN5.3.2.7/KPM/2020 tanggal 18 Agustus 2020.

Bupati Sergai Ir H Soekirman mengamini hasil swab yang dikeluarkan RS USU terhadap dirinya. Ia mengatakan, penanggulangan covid-19 harus dimulai dari diri sendiri.

BACA JUGA..  Disparbud Langkat Temu Ramah Bersama Pelaku Wisata

“Tanpa disadari sering kita selalu berkumpul dan bersentuhan dengan orang lain. Sehingga tanpa disadari diri kita sendiri tidak menjalankan protokoler kesehatan,” kata Bupati Soekirman saat ditemui di kediamannya, Jalan Cokelat, Kelurahan Batang Terap, Perbaungan, Senin (25/8/2020) malam.

Kesadaran itu pula yang membuat dirinya selalu rutin untuk memeriksakan kesehatan dirinya. Hasilnya pun negatif setelah beberapa kali rapid test.

BACA JUGA..  73 Guru SD/SMP Pensiun Aceh Tenggara Kekurangan Guru, Kadisdik: Tahun 2021 Kita Akan Rekrut Guru Kontrak

Namun Soekirman tidak merasa puas dengan rapid test. Ia kemudian berinisiatif melakukan swab test.

“Alhamdullilah hasilnya negatif,” ujar Soekirman.

Swab test dilakukan karena Soekirman sering bertatap muka bersama masyarakat. Selain itu, ia kerap melakukan tugasnya sehar-hari di lapangan.

“Seharusnya ini menjadi kesadaran bagi semua pihak. Terutama publik figur yang selalu berkomunikasi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat luas, secara mandiri harus selalu memeriksakan swabnya,” sebut Soekirman.

BACA JUGA..  Sejarah Baru, DPD AMPI Samosir Dibentuk

“Seperti Orang Tanpa Gejala (OTG) ini mana bisa kita ketahui. Jadi kalau kita sudah terpapar Covid-19 harus mengisolasikan diri. Fungsinya untuk menghindarkan penularan terhadap orang lain,” pungkasnya.

Sesuai dengan Pergub Nomor 34 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), semua harus mematuhi peraturan tersebut.

“Tapi lebih penting lagi adalah kesadaran diri,” pungkas Soekirman.(sal)