Ratusan Anak Ikuti Kegiatan Mewarnai dan Mengcanting

oleh

TANJUNGBALAI – Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai bekerjasama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan TP. PKK Tanjungbalai menggelar kegiatan mewarnai dan mengcanting, dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019.

Kegiatan yang dibuka oleh Asisten Pemerintahan Nurmalini Marpaung,S.Sos,M.I.Kom tersebut dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Walikota Tanjungbalai, Sabtu (27/8).

Asisten Pemerintahan, Nurmalini Marpaung dalam sambutannya berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi ajang kreasi dan pendidikan anak.

BACA JUGA..  Bupati Samosir Terima Kunjungan Oxford Policy Managemen Inggris, Perkuat Komitmen Pembangunan Pertanian Berbasis Energi Rendah Karbon

Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menumbuhkembangkan kreativitas anak Kota Tanjungbalai dalam bidang Seni, selain membuat anak anak senang/gembira juga dapat sebagai sarana meningkatkan prestasi anak sebagai bagian dari penerus bangsa.

Antusiasme anak-anak saat mengikuti acara peringatan Hari Anak Indonesia sangat besar. Sedikitnya ada 180 peserta yang terdiri dari peserta didik Sekolah Dasar, SMP dan SMA. Ke-180 peserta tersebut, berasal dari sekolah yang ada di Kota Tanjungbalai ambil bagian dalam kegiatan ini.

BACA JUGA..  BTN Gelar Leadership Forum di Samosir, Bupati Samosir Raih Dukungan Pengembangan UMKM dan Pariwisata

Kegiatan tersebut, merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2019 lalu.

“Sesuai dengan temanya, Aku Indonesia, adalah sebagai bentuk perayaan terhadap Hari Anak Nasional. Alhamdulillah pesertanya tertampung semua dan sangat menikmati kegiatan yang dilaksanakan,” kata Nurmalini Marpaung.

Antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan tersebut, begitu tinggi. Para peserta, tampak begitu semangat mengikuti kegiatan mewarnai serta belajar mencanting Batik sebagai bagian pelestarian warisan budaya indonesia.

BACA JUGA..  Aktivitas Tambang Batu Diduga Ilegal di Uluan Memanas, Penambang Demo ke DLH Toba Bawa Spanduk Pasal 27 UUD 1945

Diakhir kegiatan, ratusan peserta yang terdiri dari para siswa SD hingga SMA ini, berkesempatan mengunjungi lokasi sentra proses pembuatan Batik Kito yang merupakan Batik Khas Kota Tanjungbalai guna melihat langsung proses pembuatan Batik Kito tersebut. (Ign/tob)