KARO – Lima hari sebelum festival bunga dan buah (5-7 Juli 2019) digelar, Pemkab Karo terus berbenah. Selain panitia terus menyempurnakan arena pusat acara, kemarin (28/6), Ny.Sariati Terkelin Brahmana memprakarsai penanaman bunga Tasbih di seputaran Jl.Kabanjahe/Sp.Ujung Aji.
Kegiatan ibu Bupati Karo Terkelin Brahmana, yang juga menjabat sebagai Ketua Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Karo,
Adalah sesuai peran dan fungsinya dalam mendukung program pemerintah daerah. Sebagai landasan kebijakan suatu perencanaan gerakan membantu Pemda daerah, jelas dalam Perpres (Peraturan Presiden) No 99/2017.
“Program dan ide kita buat dalam memperindah seputaran Jalan Kabanjahe/Simpang ujung Aji, khususnya di jalan yang baru di perlebar. Kita prakarsai untuk menanam bunga Tasbih yang lebih dikenal dengan sebutan bunga Canna, bermodalkan murah meriah serta gampang pengurusannya,” kata Ny.Sariati Terkelin Brahmana di sela-sela penanaman bunga Canna, di depan Kolam Milala Kabanjahe.
Kegiatan ini, lanjut Ketua PKK, katanya “Kita libatkan unsur pemerintah dan unsur organisasi kemasyarakatan yaitu Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Plt.Liasma Br Ginting, Kabad LHK Ida, Kabid Dinas Pertamanan Baron Kaban, Ketua DPD PMS Kab.Karo Beres Brahmana, Dananta Barus Ketua Harian PMS Kab.Karo dan Humas PMS Jerry Novanda.
Menurut Ny.Sariati, penanaman bunga Tasbih terinspirasi dari seputaran Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. “Dipilih untuk ditanam di sepanjang pulau jalan, karena sering saya melihat di sepanjang jalan menuju Bandara SOEKARNO Hatta dimana bunga Tasbih ini jika tumbuh akan berbunga besar dan berwarna warna seperti merah, merah muda, dan kuning yang tersusun dalam bentuk tandan,”ujarnya.
“Keindahan bunga tasbih ini menarik perhatian banyak pemulia tanaman (breeder) untuk menyilangkannya hingga mendapatkan banyak kultivar atau hibrida eksotik,”jelasnya.
Sementara Kabid Pertamanan Baron Kaban mengapreisasi langkah kepedulian ibu Ketua TP PKK Karo, yang mau turut andil dan sumbangsih pemikiran dan kreatifitas untuk menata kota kabanjahe dengan melalui penanaman bunga Tasbih.
“Iya, kita sudah dari awal kordinasi dengan ketua TP PKK Kabupaten Karo untuk rencana penanaman Bunga Tasbih. Sehingga bunga Tasbih jauh hari sudah kita siapkan 2500 bibit bunga sekaligus kegiatan ini menunjang rencana festival bunga dan buah yang tak lama lagi akan diselenggarakan, hanya tinggal hitung hari lagi. 2500 bibit ditanam di sepanjang jalan Kabanjahe hingga kantor Bulog Kabanjahe, diperkirakan jaraknya 600 hingga 700 meter,” jelasnya.
Plt Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Liasma Br Ginting, mengatakan, siap mendukung program ketua TP PKK Karo.
“Setelah ditanam nanti kami LHK akan melakukan pembersihan rumput dan sampah sekitar keberadaan bunga yang ditanam tersebut setiap hari akan kita kontrol,” janjinya.
Di tempat sama, Ketua DPD PMS Kabupaten Karo, Beres Brahmana, memuji dan mengucapkan terimakasih kepada ketua TP PKK Ny.Sariati Terkelin. Katanya PMS Kabupaten Karo diberikan andil dan bersama sama melakukan penanaman bunga tasbih adalah suatu kehormatan bagi PMS Kabupaten Karo.
“Untuk itu kami PMS Kabupaten Karo selalu siap menjadi Garda terdepan dalam mendukung kebijakan Pemda Karo. Terlebih memajukan Kabilupaten Karo, PMS siap tampil selalu jika dibutuhkan. Iya kita siap dipanggil bekerjasama seperti hal sekarang ini, adalah pekerjaan yang positif yang tidak ternilai harganya,” jelas Beres.
Terpisah, Bupati Karo Terkelin Brahmana sangat mendukung penanaman Bunga Tasbih yang diprakarsai ketua TP PKK.
“Mari kita jaga dan lestarikan. Jangan setelah ditanam dibiarkan begitu saja, sebab pemda tidak sanggup tanpa bantuan masyrakat juga,” imbuhnya.
“Kedepannya, hal seperti ini bagi SKPD yang terkait didalamnya, jadikan contoh dan teruskan ke tempat yang lain kegiatan yang serupa. Jangan hanya seputaran Kabanjahe, tapi merata dititik titik yang dapat ditanam bunga Tasbih. Ya, silahkan tanam agar Kabupaten Karo menjadi kota wisata bunga indah, menarik serba warna warni saat orang melintasi setiap jalan yang ditumbuhi bunga tasbih. Ini harapan kita,” tutupnya. (nic/ris/tob)











