POSMETRO MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PKS, H. Kasman bin Marasakti Lubis, Lc, MA, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila serta wawasan kebangsaan (Wasbang) dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Jalan Kenanga Raya, Kelurahan Tanjung Sari No 57, Kecamatan Medan Selayang, Sabtu (26/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kasman menekankan pentingnya masyarakat memahami dan mengamalkan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurutnya, empat pilar tersebut tidak sekadar menjadi materi sosialisasi, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“Empat pilar ini harus terus kita pahami dan amalkan. Pancasila menjadi dasar dalam bersikap, UUD 1945 menjadi landasan konstitusional, NKRI harus kita jaga keutuhannya, dan Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan,” ujar Kasman.
Ia mengatakan, pengamalan nilai-nilai Pancasila dapat dimulai dari lingkungan terkecil, seperti keluarga dan masyarakat. Sikap saling menghormati, bergotong royong, menjaga persatuan, serta tidak mudah terprovokasi merupakan bagian dari penerapan nilai-nilai kebangsaan.
Kasman juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan suku, agama, ras maupun latar belakang sebagai alasan untuk terpecah belah. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan.
“Jangan sampai perbedaan membuat kita saling menjauh. Justru dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, kita harus mampu hidup berdampingan, saling menghormati dan menjaga persatuan,” katanya.
Menurut Kasman, pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan semakin penting di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi. Masyarakat, khususnya generasi muda, perlu memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat agar tidak mudah terpengaruh informasi maupun paham yang dapat mengganggu persatuan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus kita jaga dan amalkan. Dengan begitu, persatuan dan keutuhan bangsa dapat tetap terpelihara,” pungkasnya. (*)
Editor: Ali Amrizal











