3 Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Madina

oleh
oleh
Ilustrasi

POSMETRO MEDAN – Tiga penambang tewas dalam musibah longsornya tambang emas ilegal di bantaran Sungai Batang Gadis, Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal.

Humas Polres Madina Aiptu R Manurung mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (17/9/2026).

Saat itu, para korban sedang melakukan aktivitas penambangan menggunakan mesin dompeng di aliran Sungai Batang Gadis. Namun, terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

BACA JUGA..  IRT Tewas Tertimpa Dahan Pohon di Binjai

“Kecelakaan kerja tambang ilegal menggunakan mesin dompeng mengakibatkan tiga orang meninggal dunia,” ujar R Manurung, Jumat (18/9/2026).

Ketiga korban yang meninggal dunia yakni Idir (56) warga Desa Sipaga, Kecamatan Panyabungan; Rahmad (46) warga Desa Sipaga, Kecamatan Panyabungan; dan Samsul, warga Desa Aek Banir, Kecamatan Panyabungan.

Saat sedang menambang, dinding Sungai Batang Gadis tiba-tiba runtuh. Material longsor kemudian menimpa dan menimbun para korban.

BACA JUGA..  Pria Lansia Tewas di Ladang

Ketiga korban sempat dinyatakan hilang. Petugas gabungan dari Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat sekitar kemudian melakukan pencarian dan evakuasi.

Hingga Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB, ketiga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan tertimbun material tanah longsor.(bbs)