POSMETRO MEDAN – Aksi pencurian kabel lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang selama ini membuat sejumlah ruas jalan di Kota Tanjungbalai gelap mulai menemui titik terang.
Unit Reskrim Polsek Tanjungbalai Selatan berhasil menangkap seorang pelaku berinisial AG (40), warga Kecamatan Tanjungbalai Selatan, sementara dua rekannya masih diburu polisi.
AG ditangkap setelah diduga mencuri kabel LPJU di Jalan Sisingamangaraja. Dalam aksinya, pelaku bersama dua rekannya memotong dan membawa kabur sekitar 30 meter kabel listrik penerangan jalan dengan nilai kerugian sekitar Rp2,1 juta.
Kasi Humas Polres Tanjungbalai, IPDA Muhammad Ruslan, mengatakan pencurian tersebut mengakibatkan lampu penerangan di lokasi padam sehingga kawasan sekitar menjadi gelap dan rawan.
“Pelaku beraksi bertiga. Satu orang sudah kami amankan, sedangkan dua rekannya masih dalam pengejaran. Laporan berasal dari Dinas Perhubungan Kota Tanjungbalai,” ujarnya, Minggu (13/7/2026).
Polisi menangkap AG di Jalan Karya, Kota Tanjungbalai. Dari tangan tersangka, petugas menyita 30 meter kabel LPJU, tali sepanjang lima meter yang telah dimodifikasi menggunakan gelang, serta botol berisi air yang diduga digunakan sebagai alat bantu memutus kabel dari tiang lampu.
Saat ini AG beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tanjungbalai. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 477 ayat (1) subsider Pasal 476 KUHP yang baru, sementara pengejaran terhadap dua pelaku lainnya, berinisial UMI dan FII, masih terus dilakukan.
Penangkapan ini menjadi bagian dari pengungkapan kasus pencurian kabel LPJU yang belakangan meresahkan warga.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kota Tanjungbalai mencatat sekitar 5.600 meter kabel penerangan jalan raib dicuri di 11 ruas jalan, di antaranya Jalan Husni Thamrin, Kartini, Sriwijaya, MT Haryono, DI Panjaitan, M Abbas, Patimura, Cermai, Durian, Jalan Arteri, serta kawasan Perumahan PNS Pasar Baru.
Akibat maraknya pencurian tersebut, Pemerintah Kota Tanjungbalai diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp400 juta, sementara banyak ruas jalan menjadi gelap dan meningkatkan risiko kecelakaan maupun tindak kriminalitas pada malam hari.
Polisi kini mendalami kemungkinan adanya jaringan atau sindikat yang terlibat dalam aksi pencurian kabel LPJU di wilayah tersebut.
Editor: Oki Budiman












