Car Free Day Medan Jadi Ajang Buang Sampah, Pemko Diminta Evaluasi dan Perkuat Edukasi Lingkungan

oleh
Ketua Komisi II DPRD Medan H. Kasman bin Marasakti Lubis, Lc, MA.

POSMETRO MEDAN – Penyelenggaraan Car Free Day (CFD) yang digelar Pemerintah Kota Medan setiap Minggu mendapat sorotan. Pasalnya, usai kegiatan berlangsung, kawasan sekitar lokasi CFD justru dipenuhi sampah yang ditinggalkan pengunjung akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Ketua Komisi II DPRD Medan H. Kasman bin Marasakti Lubis, Lc, MA menyampaikan hal ini kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).

Kondisi tersebut dinilai bertolak belakang dengan semangat Car Free Day yang sejatinya merupakan kampanye untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mengurangi polusi udara, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Car Free Day adalah program hari bebas kendaraan yang jelas merupakan kampanye bebas polusi. Namun yang kita saksikan hari ini, kampanye bebas polusi justru beralih menjadi kampanye membuang sampah. Ini tentu sangat memprihatinkan dan harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Medan,” ujarnya.

BACA JUGA..  Pemko Medan Perluas Akses Kerja

Menurutnya, Pemko Medan perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Car Free Day agar tidak hanya menjadi kegiatan seremonial atau hiburan semata, tetapi juga mampu menjadi media edukasi bagi masyarakat.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, semangat pelestarian lingkungan harus menjadi bagian utama dalam setiap pelaksanaan Car Free Day. Salah satu bentuk edukasi yang harus terus dikampanyekan adalah membangun budaya membuang sampah pada tempatnya.

BACA JUGA..  Karyawan Sendiri Gasak Kabel Tembaga Rp40 Juta, Tiga Ditangkap Polisi

“Car Free Day seharusnya menjadi momentum untuk menularkan wawasan pelestarian lingkungan kepada masyarakat. Kampanye menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan harus menjadi agenda utama dalam setiap pelaksanaannya,” katanya.

Selain itu, Pemko Medan juga didorong melibatkan berbagai perangkat daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, untuk memperkuat edukasi di lapangan. Penyediaan tempat sampah yang memadai di berbagai titik strategis, petugas kebersihan, hingga sosialisasi secara langsung kepada pengunjung dinilai sangat penting agar sampah tidak berserakan setelah kegiatan berakhir.

“Pemko harus hadir melalui edukasi yang berkelanjutan. Dinas Lingkungan Hidup perlu dilibatkan lebih aktif, termasuk menyediakan tempat-tempat pembuangan sampah yang mudah dijangkau masyarakat. Dengan begitu, pengunjung tidak memiliki alasan untuk membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

BACA JUGA..  Pria 50 Tahun Gasak Sepeda Jamaah Salat Magrib

Ia berharap, melalui evaluasi dan penguatan edukasi tersebut, Car Free Day di Kota Medan benar-benar menjadi gerakan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Kampanye meningkatkan kesadaran warga, khususnya kesadaran membuang sampah pada tempatnya, sangat penting. Dengan partisipasi semua pihak, kita berharap Medan ke depan dapat menjadi kota yang bersih, nyaman, dan menjadi kebanggaan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Ali Amrizal