POSMETRO MEDAN – Seorang pria pencari barang bekas bernama Ruslan (53), warga Dusun 6 Desa Pakam Raya, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, meninggal dunia setelah tertabrak kereta api barang yang melintas dari arah Bandar Tinggi menuju Kuala Tanjung Sei Suka, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban saat itu berjalan kaki dan hendak menyeberangi rel kereta api menuju gudang barang bekas tempatnya biasa mengumpulkan rongsokan. Diduga, Ruslan tidak menyadari kedatangan kereta yang melaju dan tidak mengindahkan peringatan berupa klakson yang telah dibunyikan masinis.
Benturan keras tak dapat dihindari. Warga yang melihat kejadian bersama personel Babinsa segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Klinik Naomi. Namun, akibat luka berat yang dideritanya, nyawa Ruslan tidak berhasil diselamatkan.
“Korban diketahui bekerja sebagai pengumpul barang bekas. Saat itu sedang menuju gudang barang bekas yang sudah buka. Ketika menyeberang rel kereta api, korban diduga tidak memperhatikan situasi sehingga tertabrak kereta. Korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Sagala.
Peristiwa tragis tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga berharap adanya peningkatan kewaspadaan masyarakat saat melintasi rel kereta api, terutama di jalur yang tidak memiliki pintu perlintasan resmi.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa rel kereta api bukan area untuk pejalan kaki dan setiap pengguna jalan wajib memastikan kondisi aman sebelum melintas guna menghindari kecelakaan fatal.
Editor: Oki Budiman












