Pajero Sport Ditabrak KA di Tebingtinggi, Satu Tewas

oleh
Pajero Sport berwarna abu-abu Nopol BK 1227 IT ditabrak kereta ali di perlintasan kereta api (tanpa palang pintu) jalan Gunung Semeru Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Sabtu (23/05/2026) Pukul 08.31 WIB. (Foto Dok : Martin Siagian)

POSMETRO MEDAN – Kembali terjadi tabrakan kereta api di perlintasan kereta api (tanpa palang pintu) jalan Gunung Semeru Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Sabtu (23/05/2026) Pukul 08.31 WIB.

Kecelakaan tersebut terjadi antara Kereta Api 2852F (Kutaba Cargo/BlW-KTJ) dari Belawan menuju Kuala Tanjung menabrak satu unit mobil Pajero Sport berwarna abu-abu dengan Nomor Polisi BK 1227 IT atas kejadian tersebut satu orang yang merupakan pengemudi meninggal dunia di tempat.

Korban meninggal dunia atas kejadian tersebut bernama Haidin Sinaga (62) merupakan seorang pengusaha yang beralamat Dusun 2 Desa Paya Lombang Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai.

Kereta Api 2852F (Kutaba Cargo /Blw-Ktj) menabrak 1 (satu) Unit Mobil Mitsubishi Pajero Sport Warna Abu-abu BK 1227 IT sehingga mobil terbalik dan terseret lebih kurang 50 meter dari lokasi kejadian. korban meninggal dunia dalam keadaan terjepit kabin mobil, selanjutnya korban dibawah ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Tebingtinggi.

BACA JUGA..  Otak Pelaku Pembobol Mess Polda Aceh Ditembak

Teguh Ramdhan (41) yang merupakan warga Lingkungan II Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi yang merupakan saksi pada kejadian tersebut mengatakan kejadiannya begitu singkat dan ini sering terjadi disini.

“Kejadiannya begitu singkat, mobil Pajero melintasi lintasan kereta api tanpa palang pintu dan seketika di tabrak oleh kereta api arah medan, mobil terseret dan terbalik-balik sekitar 50 meter dari tempat dia di tabrak”, ucapnya.

BACA JUGA..  Pansus PAD Desak Pemko Maksimalkan Pelayanan Kebersihan di Medan

Lanjut teguh, disini sering terjadi tabrakan antar kereta api dengan pengendara lainnya karena tidak adanya palang pintu mengakibatkan pengguna jalan lain yang melintasi tidak tahu kalau ada kereta api lewat, Ia berharap kedepannya pemerintah Kota Tebingtinggi melalui dinas terkait untuk memasan palang pintu disini agar kedepannya tidak terjadi lagi koban jiwa.

REPORTER  : Martin Siagian

EDITOR : Putra