POSMETRO MEDAN – Prediksi PSPS vs Sumsel United FC dalam laga Pegadaian Championship PSPS Pekanbaru tidak akan menahan diri saat menjamu Sumsel United pada pekan ke-26 di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu (25/4/2026) malam.
Meski sudah dipastikan bertahan di Liga 2 dan bebas dari zona degradasi, skuad PSPS akan tetap fight di dua laga terakhir.
Pelatih Kepala PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, mengatakan bahwa laga besok tidak berarti apa pun bagi PSPS. Meskipun PSPS kalah di laga besok, namun hasil itu tidak akan mempengaruhi posisi Askar Bertuah untuk bertahan di Liga 2.
“Memang untuk pertandingan besok itu tidak akan mempengaruhi keadaan. Kita juga tidak bisa promosi dan kita tidak bisa degradasi,” ujar Aji, Sabtu (24/3/2026)
Ia meminta agar pemainnya di laga besok tetap tampil maksimal. Ia ingin pertandingan home terakhir bisa happy ending.
“Saya menginginkan agar pertandingan beso bisa happy ending. Artinya di dalam pertandingan terakhir home di musim kali ini, kami ingin sekali mengakhirinya dengan kemenangan,” katanya.
Kemudiannya, kata Aji, kemenangan di kandang tentunya sebuah kebanggaan bagi tim, masyarakat, serta supporter.
“Karena ini juga merupakan suatu kebanggaan buat tim dan juga kebanggaan bagi suporter masyarakat Pekanbaru,” ucapnyam
Di sisi lain, Aji Santoso, juga berencana untuk melakukan rotasi pemain saat menghadapi Sumsel United besok.
Menurutnya, pertandingan menghadapi Sumsel merupakan momen untuk merotasi pemain, terutama mereka yang berada di bangku cadangan.
Pelatih Kepala Sumsel United Nilmaizar mengatakan tetap menginstruksikan kepada Hafit Ibrahim dan kawan-kawan berjuang semaksimal mungkin dan membawa pulang tiga poin. Menurutnya ada dua hal penting yang menjadi fokus pembenahan dari jajaran tim pelatih, sebelum Laskar Juaro bertandang ke Pekanbaru.
“Yang pertama mental. Karena dua pertandingan home kita hasilnya tidak maksimal. Jadi kesiapan mental kita harus bagus saat menghadapi PSPS Pekanbaru. Apalagi dilaga terakhir mereka menang dengan skor 4-2 melawan Persekat Tegal,” ujarnya.
Mantan pelatih Dewa United ini melanjutkan, setelah kepercayaan diri pemain kembali pulih dan meningkat, fokus selanjutnya memperbaiki semua kekurangan tim di laga terakhir, khususnya lini belakang. Serta meningkatkan kelebihan yang dimiliki anak asuhnya, terutama dalam memaksimalkan peluang di lini depan.
“Selain mental, kita harus memperbaiki permainan kita. Karena dua laga terakhir kita bermain imbang lawan FC Bekasi City (1-1) dan Persikad Depok (1-1). Baik itu di sektor pertahanan maupun penyerangan. Itu yang paling penting untuk di evaluasi,” jelasnya.
Berdasarkan data statistik pertandingan, meski harus berbagi 1 poin dengan Persikad Depok pada laga terakhir, Laskar Juaro berhasil melakukan penguasaan bola sebanyak 55 persen dan melepaskan 6 tembakan on target dari 14 total tembakan.
Begitu pula saat ditahan imbang FC Bekasi City (1-1) dilaga kandang sebelumnya. Rachmad Hidayat dan kawan-kawan mampu mendominasi dengan penguasaan bola 61 persen dan melepaskan 4 tembakan on target dari 18 total tembakan.
Seperti diketahui, hasil buruk yang diraih Sumsel United pada empat laga terakhir saat ditaklukkan Adhyaksa FC Banten (3-2), Persiraja Banda Aceh (2-0) di laga tandang. Serta dua kali hasil imbang di laga kandang saat ditahan FC Bekasi City (1-1) dan Persikad Depok (1-1).
Hasil itu membuat peluang Laskar Juaro untuk mendapatkan tiket promosi menuju Super League musim depan harus pupus. Dengan raihan 39 poin dari 25 pertandingan, Sumsel United saat ini berada di urutan empat klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat.
Sementara Adhyaksa FC Banten yang berada di puncak klasemen dengan koleksi 47 poin dari 25 laga dan Garudayaksa FC diperingkat dua dengan torehan 46 poin dari jumlah laga yang sama..(red/bbs)












