POSMETRO MEDAN – Lebih Seratusan calon penumpang pesawat Air Asia rute Kualanamu – Penang Malaysia diterlantarkan sejak pagi tadi di ruang tunggu keberangkatan calon penumpang Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Kamis(2/4/2026).
Informasi dihimpun Kamis sore sekitar pukul 18.43 WIB, ratusan calon penumpang ini masih tertahan menunggu tak ada kepastian di ruang tunggu belum juga diberangkatkan. Mereka tampak sangat kesal dengan pihak maskapai karena tidak ada kejelasan tentang keberangkatan mereka ke Penang. Sebagian juga merasa kecewa karena umumnya dari ratusan calon penumpang banyak pasien yang mau berobat ke Rumah Sakit di Penang.
“Gimana kita tidak kecewa dan marah dengan pihak maskapai, kita ini banyak mau bawa orang tua berobat ke Penang lagipula sudah janji dengan dokter untuk cek. Mau berobat Lo bukan jalan -jalan, tapi malah ditelantarkan dari pagi tadi, kan enggak ada kemanusiaannya gitu, gimana mau bagus pelayanan maskapai ini,” keluh Yahya Saragih salah satu calon penumpang pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 0108 tujuan Kualanamu- Penang.
Yahya menambahkan tiga kali di delay dan kita dikasi nasi kotak, tapi bukan karena nasi kotak itu kita jadi rela diperlakukan semena mena oleh Maskapai.
“Jangan gitula, kita bukan berarti dikasi nasi kotak sudah senengkali enggak apa apa didelay berjam- jam, bukan itu alasannya. Kita hanya minta penjelasan kenapa bisa di delay dari pagi sampai ini hampir malam belum juga berangkat. Soalnya cuaca buruk juga tidak ada, sekelas Air Asia perusahan besar enggak mungkin punya pesawat satu,” ujar Yahya.
Yahya mengatakan ia pesan tiket pesawat melalui Traveloka yang pertama jam 10.15 wib, dapat informasi ditunda jam 16.55 wib, lalu dapat kabar lagi delay sampai 18.55 WIB.
Penumpang banyak kecewa karena banyak pasien yang sudah janji sama dokter besok pagi dikhawatirkan tak jadi berangkat.
Terkait hal ini, DM Station Air Asia Kualanamu, Benjamin Siahaan saat dikonfirmasi via seluler belum memberikan tanggapan dan klarifikasinya terkait penundaan yang begitu lama oleh maskapainya hingga merugikan masyarakat calon penumpang terlantar di ruang tunggu.( Wan)
EDITOR : Putra












