POSMETRO MEDAN – Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu mobil sedan dan tiga sepeda motor mengguncang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Tebing Tinggi–Indrapura, tepatnya di sekitar Simpang Binjai, Desa Binjai, Kecamatan Tebing Syahbandar, Minggu (22/3/2026) malam.
Insiden tragis itu menewaskan satu orang dan melukai enam lainnya, dengan kondisi korban yang bervariasi dari luka ringan hingga serius.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Aqila Refan (18), pengendara sepeda motor Honda Verza, warga Dusun III, Desa Pantai Labu Pekan, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Ia sempat mendapat perawatan medis sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir di RS Chevani.
Sedan Melaju Kencang dan Tak Berhenti
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Samuel Sibagariang, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Corolla BK 1432 LXA yang dikemudikan Ramli Panjaitan melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bandar Khalifah menuju Kota Tebing Tinggi.
Tabrakan pertama terjadi saat mobil menghantam sepeda motor Yamaha Vixion BK 4194 NAK. Namun, alih-alih berhenti, mobil tersebut justru terus melaju.
Beberapa ratus meter kemudian, mobil kembali menabrak sepeda motor Honda Vario BK 5102 AIF di depan Perumahan Villa Desa Paya Pasir. Aksi “tabrak lari beruntun” itu belum berhenti—kendaraan kembali menghantam Honda Verza BK 3974 MBI di depan SPBU Paya Pasir.
Laju mobil baru terhenti setelah ban depan sebelah kiri pecah di kawasan Samator Gas.
Korban Luka: Dari Balita hingga Dewasa
Selain korban meninggal, enam orang lainnya mengalami luka-luka:
- Agus Salim (38), pengendara Yamaha Vixion: luka serius pada kaki kanan
- Dwi Hariani (39), penumpang: pembengkakan kaki
- Faqih Alfarizky (3), balita: luka lecet
- Armadan Aldyansah (16), pengendara Honda Vario: selamat tanpa luka
- Siti Anisah (19), penumpang: lebam di wajah dan nyeri dada
- Siti Sahara (21), penumpang Honda Verza: luka robek di kaki dan benjolan di kepala
Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Kanit Laka Polres Tebing Tinggi, Sansori Sinaga, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan kecelakaan melibatkan satu mobil pribadi dan beberapa sepeda motor, dengan dampak fatal.
“Iya benar, ada kecelakaan. Satu korban meninggal dunia setelah sempat dirawat,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk kemungkinan unsur kelalaian berat dalam berkendara.(*)
REPORTER: Peter Munthe
EDITOR: Hiras Budiman












