POSMETRO MEDAN – Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan dikritik warga dalam kebijakan pengelolaan anggaran.Pasalnya disejumlah kecamatan masih banyak warga yang mengeluhkan dan menuntut perbaikan jalan seperti warga Jalan Ismail Harun, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Jalan Ismail Harun merupakan Jalan alternatif yang cukup ramai dilalui warga baik anak sekolah, mahasiswa hingga masyarakat yang berjualan atau bekerja. Namun jalan tersebut rusak parah sudah sejak lama tak kunjung mendapat perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
“Ini jalan yang ramai dilalui masyarakat dan pelajar serta mahasiswa UINSU, UNIMED, UMA dan lainnya tapi tidak ada prioritas Pemkab Deli Serdang untuk dilakukan perbaikan, sudah lama jalan ini rusak,” ucap Harahap Warga setempat, Rabu(21/1/2026).
Dari amatan, tak hanya Jalan Ismail Harun yang rusak parah, tapi Jalan Warakawuri depan Kampus Wilmar, Desa Medan Estate hingga Desa Bandar Klippa juga mengalami rusak parah, banyak lubang yang dapat membahayakan pengendara.
Jalan tersebut juga ramai dilewati mahasiswa Wilmar, masyarakat yang kerja sekolah dan aktivitas lainnya.
“Sudah lama tak diperbaiki hingga lubang jalan semakin besar, terlebih lagi tambah parah pasca banjir kemarin,” keluh Jefa pengguna jalan.
Tak hanya di Percut Sei Tuan, di Kecamatan Pagar Merbau, Kecamatan Galang, Gang Jaya Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa juga banyak kerusakan jalan tapi tidak diperioritaskan Bupati Deli Serdang.
“Meskinya yang kebutuhan masyarakat yang urgent dulu di utamakan perbaikan seperti fasilitas Jalan yang ramai dilalui, ini malah mengutamakan pembangunan jembatan di dekat Samsat dengan nilai 6 milyar lebih, padahal itu tidak urgen, jembatannya juga masih bagus tapi karena pemborongnya disebut orang dekat Bupati dibuat proyek,” ucap Syahrul Tanjung Aktivis penggiat Anti Korupsi Sumut.
Syahrul juga menyebutkan, tak hanya pembangunan jembatan di dekat Kantor Samsat Lubuk Pakam, proyek di sekitaran kantor bupati juga banyak, bangun lift dan lainnya 3,5 milyaran, proyek proyek buat sayap Jalan juga banyak di bagi- bagi, padahal sayap dibangun jalannya berlubang. Taman jalan depan kantor bupati dan di jalinsum bolak balik dibongkar pasang tiap tahun diorat arit yang penting ada proyek ngeluarin anggaran.
Pembangunan Jalan penghubung Pagar Merbau dengan Kecamatan Beringin padahal Jalan sawah tak begitu ramai dibandingkan jalan Warakawuri atau Jalan Ismail Harun dan sejumlah ruas Jalan di K
Kecamatan Percut, atau Kecamatan Tanjung Morawa, Sunggal dan lainnya.
“Ini mestinya jadi evaluasi terhadap Kadis SDABMBK dan prioritas oleh Bupati Deliserdang karena sebelumnya beliau selalu menyebutkan utamakan yang urgen terlebih dahulu, tapi tahun pertama jadi Bupati dan mengelola anggaran jangan langsung ugal-ugalan kalap lihat uang banyak,” pungkasnya. ( Wan)
EDITOR : Putra












