Masyarakat menyoroti mutu pekerjaan yang dianggap jauh dari standar Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran proyek akan cepat rusak.
Selain kualitas bangunan yang diragukan, proyek irigasi tersebut juga diduga asal jadi,”kata warga kepada posmetromedan Senin(24/11).
Minimnya transparansi dan lemahnya pengawasan membuat masyarakat menduga P3-TGAI hanya sebatas formalitas belaka. Padahal, program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan irigasi yang lebih baik.
warga mendesak aparat penegak hukum, termasuk kejaksaan, polres agara,segera turun meninjau lokasi proyek irigasi untuk segera cek kualitas pekerjaannya cukup jelek dikhawatirkan hanya menambah catatan kelam pembangunan infrastruktur yang di kerjakan asal jadi
Bila terdapat kerugian negara proses biar ada efek jera.(Zal)
EDITOR : Putra












