Keluarga Anak Korban Pembunuhan Demo Polresta Deli Serdang

oleh
Keluarga Korban Pembunuhan berdemo Polresta Deli Serdang

POSMETRO MEDAN – Pihak keluarga M Ilham (14) siswa SMPN 4 Lubuk Pakam, yang diduga menjadi korban pembunuhan kelompok geng motor menggelar unjuk rasa didepan Mako Polresta Deli Serdang. Jum’ at, 11/7/2025 siang.

Aksi tersebut dilakukan keluarga korban guna mendesak pihak Kepolisian Polresta Deli Serdang dapat menangkap para pelaku yang diduga terlibat dalam kematian M Ilham.

Suyati, Ibu korbansambil menangis berorasi menyampaikan permohonannya kepada Kapolresta Deli Serdang untuk menuntaskan kasus pembunuhan yang sudah dilaporkannya sejak 4 bulan lalu ke Polresta Deli Serdang.

BACA JUGA..  Pasokan Listrik PLN Terputus, Begini Kondisi Aktivitas Bandara Kualanamu

” Saya tidak rela pak, anak saya meninggal dibunuh bukan kecelakaan, saya jangan diancam ancam menuntut keadilan. Jangan mentang mentang kami orang susah di bola bola dalam menuntut keadilan. Tolong pak…saya tidak rela anak saya dibunuh tapi pelakunya bebas berkeliaran seolah tak ada kesalahan. Kami mohon pak secepatnya kasus anak kami ini dituntaskan. Tolonglah kami orang miskin ini,” ucap Suyati.

Kuasa Hukum keluarga korban Boyle Ferdinandus Sirait mengatakan dalam mendesak percepatan pengusutan kasus kematian M Ilham, pihaknya juga sudah melaporkan kasus kematian Muhammad Ilham (13) siswa kelas 1 SMPN4 Lubukpakam ke Polisi Daerah Sumatera Utara ( Poldasu).

BACA JUGA..  31 Tahun Melayani Indonesia, Telkomsel Perkuat Peran sebagai Digital Ecosystem Enabler  

Bahwa kasus kematian M Ilham tidak diusut secara profesional oleh Kepolisian Polresta Deli Serdang. Itu terbukti sudah bolak balik gelar perkara dan bolak balik SP2HP dikeluarkan tapi tidak ada kepastian hukum. Tetap juga mengarah kalau peristiwa kematian M Ilham adalah kecelakaan lalulintas. Padahal kasus ini dan unsur unsur bukti sudah jelas ini kasus pembunuhan.

BACA JUGA..  Mandala By Pass Kerap Macet, Area Parkir Asia Susu Jadi Sorotan

” Kita mau Polisi bekerjalah secara profesional dan segera melakukan pengungkapan kasus ini secara tuntas. Ini bukan peristiwa kecelakaan lalulintas, tapi pembunuhan. Nyawa anak tak bersalah dihabisi begitu saja,” jelas Boyle.

Aksi demo keluarga korban pembunuhan di depan Mapolresta Deli Serdang dengan mengusung spanduk, poster dan pengeras suara mengundang perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang melintas. Pasalnya Polresta Deli Serdang sangat jarang didemo masyarakat yang menuntut keadilan dan penegakan hukum. ( Wan)

EDITOR : Rahmad