Tiga Hari Hanyut, Pelajar Asal Asahan Ditemukan Tewas

oleh
oleh

POSMETRO MEDAN – Surya Febrian (15) warga Dusun Lima, Desa Persatuan, Kecamatan Pulau Rakyat, Asahan ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Asahan bawah Jembatan Statusquo, Pulau Rakyat, Senin (16/6/2025) sore.

Rommy Erwin Syahputra, Komandan Pos Badan SAR Nasional Tanjungbalai Asahan, menyebut jasad korban ditemukan 10 kilometer dari titik awal dinyatakan hanyut.

“Tiga hari tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap jasad seorang siswa yang hanyut di jembatan Pulau Raja, tepatnya dibawah rumah makan status quo,” kata Romi, Selasa (17/6/2025).

Jelasnya, korban meninggal usai hanyut saat mandi bersama dua rekannya lain. Namun, dua lainnya berhasil diselamatkan warga, sedangkan satu lainnya hanyut terbawa arus.

BACA JUGA..  Lima Hari Ditelan Sungai Ular, Nasib Pemancing 34 Tahun Belum Diketahui

“Pulang sekolah langsung bermain dan mandi sungai, korban bersama dua temannya lompat dari atas jembatan ke sungai. Lompatan pertama berhasil, naik dan lompat lagi, di lompatan kedua berhasil, dan lompatan ketiga korban hanyut,” katanya.

Korban sempat di selamatkan oleh dua rekannya, namun saat hendak diselamatkan, korban terlepas dan tidak ditemukan lagi.

BACA JUGA..  Udin Remaja 16 Hanyut di Sungai Sambirejo Timur , Tim SAR Masih Mencari

“Teman korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Koramil, pihak kecamatan, sehingga diteruskan ke BPBD dan dilakukan upaya pencarian,” katanya.(bbs)