Pemko Tebing Tinggi Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut, Wali Kota : Kedepan Harus Lebih Baik Demi Kemajuan Pembangunan

oleh
Pemko Tebing Tinggi Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut, Wali Kota : Kedepan Harus Lebih Baik Demi Kemajuan Pembangunan
POSMETRO – Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2024. Pencapaian ini merupakan kali ketujuh secara berturut-turut, terhitung sejak tahun 2018 hingga tahun 2024.
Atas pencapaian tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi dan stakeholder terkait. Wali Kota Iman Irdian Saragih juga menekankan agar pencapaian ini dapat ditingkatkan demi kemajuan pembangunan.
“Kita mendapatkan WTP 7 tahun berturut-turut, sehingga menjadi motivasi kita kedepannya. Kedepan harus menjadi lebih baik demi kemajuan pembangunan, khususnya di Kota Tebing Tinggi. Ini harus kita tingkatkan, jangan hanya kita pertahankan,” ujar Wali Kota dalam penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024 se-Provinsi Sumatera Utara, Senin (26/5/2025), di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota, yang hadir bersama Wakil Wali Kota H. Chairil Mukmin Tambunan, juga menanggapi poin penting dari Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara terkait pembayaran utang yang tidak boleh mengganggu pelayanan publik. Wali Kota menegaskan bahwa hal ini akan menjadi evaluasi serius dan tugas bersama seluruh jajaran Pemko.
Sebelumnya, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, menjelaskan bahwa pemeriksaan keuangan daerah bersifat rutin dan diatur dalam undang-undang. Ia mengungkapkan bahwa dari delapan daerah yang diperiksa, termasuk Kota Tebing Tinggi, ditemukan beberapa temuan serupa. Hal ini kemungkinan karena letak geografisnya yang berdekatan.
“Jadi delapan daerah ini dari hasil analisis LHP-nya, ada temuan-temuannya sama, mungkin karena letak geografisnya berdekatan, misal Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat, Kota Medan dengan Kota Binjai,” ujar Kepala BPK perwakilan Provinsi Sumut.
Meskipun delapan daerah tersebut, yaitu Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Dairi, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Medan, Kota Binjai, dan Kota Tebing Tinggi, seluruhnya meraih opini WTP, Kepala BPK memberikan catatan khusus untuk Pemko Tebing Tinggi terkait utang.
“Harapan ke depan, Bapak Wali Kota dan jajaran mereschedule kemampuan membayar utang jangan sampai mengganggu pelayanan publik,” pesan Paula Henry Simatupang.
Ia juga menekankan bahwa pencapaian opini WTP bukan berarti pekerjaan sudah selesai. “Walaupun mendapat opini WTP, bukan berarti pekerjaan sudah selesai, masih banyak hal harus diperbaiki, tata kelola kesalahan berulang,” ujarnya.
Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara juga turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas fasilitasi yang diberikan selama proses pemeriksaan yang berlangsung kurang lebih dua bulan.
“Terima kasih sudah mensuport, terima kasih sudah mendukung kami dalam menegakkan integritas, independen, yang pasti kami ingin berbuat yang lebih baik lagi untuk pemerintah daerah masing-masing. Kami juga mohon maaf kalau dalam pemeriksaan ada hal kurang berkenan. Mari kita saling support untuk pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik,” tutup Kepala BPK perwakilan Provinsi Sumut, Paula Henry Simatupang.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara penyerahan LHP dan sesi foto bersama.
Hadir dalam acara tersebut antara lain, Ketua DPRD Sakti Khadaffi Nasution, Plt. Sekdako H. Kamlan Mursyid, Kepala BPKPD Sri Imbang Jaya Putra, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, Kepala BPBD Tora Daeng Masaro, Kabag Pemerintahan Ramadhan Barqah Pulungan, Kabag Prokopim Faisal Ahmad, serta para Kepala Daerah dan Ketua DPRD dari delapan kabupaten/kota yang menerima LHP atas LKPD tahun 2024.
[26/5, 20.47] Tungkir Infokom Tebing Tinggi: WALI KOTA TEBING TINGGI : MEMBACA NYARING PONDASI AWAL TUMBUHKAN MINAT BACA
Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, mengatakan bahwa membaca nyaring adalah pondasi awal yang penting dalam menumbuhkan minat baca, membentuk daya pikir, dan membangun kedekatan emosional antara anak dengan orang dewasa.
Hal ini disampaikan Wali Kota Iman Irdian Saragih saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring untuk Guru, Pustakawan, Penggiat Literasi, dan Orang Tua, di ruang Dekranasda, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Senin (26/5/2025)
“Kita menghadirkan pengalaman itu (membaca nyaring), maka sumber informasi perpustakaan juga harus kuat dalam segi kuantitas, kualitas, jenis dan ragamnya,” kata Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota Iman Irdian Saragih menguraikan peran strategis berbagai pihak dalam membumikan kegiatan membaca. Menurutnya, pustakawan dan penggiat literasi memiliki peran penting dalam menyebarkan kegiatan membaca di ruang-ruang publik. Sementara itu, peran guru di kelas menjadi kunci dalam menerapkan metode membaca nyaring sebagai bagian dari pembelajaran harian.
“Dan tak kalah penting, peran orang tua di rumah adalah jembatan utama yang menghubungkan buku dengan kasih sayang,” ujar Wali Kota.
Melalui kegiatan ini, Wali Kota berharap para peserta dapat memperoleh dampak positif dan menjadi pejuang literasi di lingkungan kerja maupun masyarakat. “Semoga apa yang kita rencanakan dan laksanakan mendapat ridho Allah SWT. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Bimtek Membaca Nyaring Untuk Guru, Pustakawan, Penggiat Literasi dan Orang Tua, saya nyatakan dibuka dengan resmi,” tutup Wali Kota.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Muhammad Fadly, dalam laporannya menjelaskan tujuan utama dari bimtek ini. Pertama, mengenalkan kegiatan membaca nyaring kepada keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat. Kedua, menumbuhkan minat baca dan literasi anak sesuai usia mereka, yang dimulai dari lingkungan keluarga. Ketiga, menjadikan membaca nyaring sebagai salah satu program utama perpustakaan untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan bimtek membaca nyaring ini dilaksanakan selama 3 hari, mulai hari ini Senin (26/5) hingga Rabu (28/5).
Kegiatan ini turut dihadiri Kabag Pemerintahan Ramadhan Barqah Pulungan, Kabag Prokopim Faisal Ahmad, serta menghadirkan narasumber Lalia Sari (Orangtua Hebat tahun 2018 Kemendikbud Ristek RI). (rls)
sumber: diskominfo Tebing Tinggi
editor: Syaputra