Beda Aksi Dengan Deli Serdang, Partai Buruh Aksi Demo Sambil Makan Bareng Gelar Daun Pisang di Depan Kantor Gubsu

oleh
Aksi Demo Buruh Peringati Mayday

POSMETRO MEDAN – Beda dengan sejumlah elemen buruh di Kabupaten Deli Serdang yang mengikuti acara peringatan Mayday di Balairung Pemkab Deli Serdang dengan fasilitas makan dan lucky draw berhadiah. Peringatan May Day di dilakukan Exco Partai Buruh Sumut dan Elemen Serikat Pekerja Serikat Buruh menggeruduk Kantor Gubernur Sumatera Utara dan diwarnai dengan aksi makan bareng beralaskan daun pisang tepat didepan pintu gerbang Kantor Gubernur Sumut.

Ketua Partai Buruh Sumut Willy Agus Utomo dalam siaran persnya diterima Posmetro medan.com, Kamis,1/5/2025 di Lubuk Pakam mengungkapkan, dalam aksi mereka para buruh mengusung beberapa poin tuntutan nasional yakni Sahkam UU Ketenagakerjaan yang baru dan mengakomodir hak hak buruh, Bentuk Satgas PHK, Hapuskan Outsourcing, Sahkam UU PRT, Reformasi Agraria dan Kedaulatan Pangan, dan Tuntutan lokal Berikan Upah Buruh Layak Sumut, Berikan Rumah Murah dan Layak.

” Kami tak pakai anggaran pemerintah dengan makan bersama didepan gerbang kantor Gubernur Sumut dengan membentang daun pisang. para buruh duduk melingkar berhadapan sambil mengeluarkan bungkusan nasi masing masing dan disatukan untuk dimakan bersama seluruh peserta aksi,” ucap Willy.

Menurut Willy Agus Utomo disela sebelum makan bersama menyampaikan, bahwa aksi makan bersama ini spontanitas, sebagai bentuk menggugah hati Boby Nasution sebagai Gubsu agar dapat melihat kondisi kehidupan kaum buruh di Sumut, yang makannya saja harus serba hemat untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari hari.

BACA JUGA..  MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Bobby Nasution Ajak Implementasikan Nilai Alquran dalam Pembangunan

” Kami makan bareng sambil menunggu Pak Boby hadir, kita makan bareng ala buruh, ini semua murni masakan buruh pabrik dan petani sehari hari, kita sebut tiga T (Tahu,Telor,Tempe), kalaupun makan ayam dan daging itu jaraknya agak berjauhan dalam sebulan,” ujar Willy Agus Utomo.

Kondisi buruh Sumut kata Willy saat ini sangat memperihatinkan, upah murah, rumah sewa, aturan tenaga kerja yang mengebiri hak buruh menambah kemiskinan kaum buruh, untuk itu ia sekali lagi berharap agar Boby peka dan dapat membuat kebijakan yang mengarah ke ke kesejahteraan kaum buruh di Sumut.

“Maka dari itu untuk tuntutan lokal, kita minta upah layak tahun depan dan program pembuatan rumah murah layak dan tidak gratis, kami siap bayar tapi pemerintah bantu subsidi,” harap Willy.

BACA JUGA..  Bupati Taput Tekankan Pendidikan Karakter di Tengah Era AI

Lebih lanjut Willly mengatakan siap mendukung Boby Nasution sepanjang kebijakannya pro terhadap rakyat kecil dan khususnya peduli kaum buruh.

“Mungkin kita beda pandangan politik kemarin, tapi hari ini bisa saja kita bersama mendukung pak Boby untuk program kesejahteraan rakyat di Sumut,” ungkap Willy.

Namun setelah menunggu lama dan melakukan aksi, Gubernur Sumut Boby Nasution tak datang menemui para buruh. Untuk buruh yang demo melakukan aksi adalah buruh gabungan dari Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batu Bara, Medan dan daerah lain.(Wan)

EDITOR : Rahmad