Penutupan Turnamen Sepakbola Syahrul Cup 1 Tapsel Dibanjiri Penonton

oleh
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar Sumatera Utara, Syahrul M Pasaribu dan Anggota Fraksi Golkar DPRD Tapsel M Rawi Ritonga menyerahkan tropy dan hadiah kepada para juara Turnamen Sepakbola Syahrul Cup I Tapsel. (Amran Pohan/Posmetromedan.com)

POSMETROMEDAN.com – Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut), Syahrul M Pasaribu menutup secara resmi turnamen Sepakbola Syahrul Cup 1 di Sipagimbar, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Penutupan turnamen sepak bola itu dibanjiri penonton yang tumpah ruah di lapangan Sipagimbar, bahkan sampai ke lapangan sekolah dan jalan sehingga sempat terjadi kemacetan, pada Rabu (17/8/2022).

Turnamen yang dimulai sejak 21 Juli 2022, dengan peserta 30 kesebelasan dari berbagai kecamatan di Tapsel, ditutup dengan partai final antara Tunas Muda Sipagimbar dengan Tambiski FC.

Kedua kesebelasan diputuskan menjadi juara 1 bersama. Sebab, hingga hari gelap (sekitar pukul 18.40 WIB) kedua tim belum ada yang kalah. Akibat kondisi itu, atas musyawarah panitia dan kesepakatan kedua tim, akhirnya disepakati juara 1 bersama.

Penanggung jawab kegiatan M Rawi Ritonga menyebut, pada waktu reguler, kedua tim bermain imbang 1-1. Demikian juga dengan adu penalti. Keadaan tetap sama kuat 5-5, hingga masing-masing tim telah mengeksekusi penalti sebanyak 6 kali.

Melihat kondisi alam yang sudah gelap, sekitar pukul 18.40 WIB, adu penalti dari partai final yang diadili oleh wasit perempuan berlisensi Nasional, Cory Mitra Sumanja itu, dihentikan. Lalu disepakati tak ada yang kalah pada laga final bergengsi itu.

“Tak ada yang kalah hingga gelap gulita. Mungkin inilah makna kemerdekaan pada perayaan HUT RI ke-77 kali ini. Kita semua berjuang, kita semua menang, kita semua bergembira dan senang. Biarlah juara 1 bersama sesuai kesepakatan, mudah-mudahan persatuan dan kesatuan ditengah kehidupan kita terus terjalin dengan baik,” ungkapnya.

Syahrul M Pasaribu menyerahkan bola kepada wasit berlisensi Nasional untuk mdmimpin partai final Syahrul Cup I Tapsel. (Amran Pohan/Posmetromedan.com)

Pada kesempatan itu, Rawi yang juga Anggota Fraksi Golkar DPRD Tapsel ini menyebut, sejak Turnamen Sepakbola Syahrul Cup dimulai pada 21 Juli 2022, hingga final 17 Agustus 2022, telah berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Semua itu, tentu tak lepas dari dukungan dan peran serta seluruh elemen yang ada di Kec.SDH, Arse dan Aek Bilah.

BACA JUGA..  MTQ ke-59 Ditutup,Tanjung Morawa Juara Umum

“Terimakasih kepada panitia dan Forkopimcam utamanya Polsek dan Koramil serta tokoh masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan kita ini. Ditahun mendatang atau momen lainnya, kita berharap Syahrul Cup ini dilanjutkan,” sebutnya seraya menegaskan, setelah menyaksikan dan menyerap berbagai masukan dari masyarakat, lapangan Sipagimpar sudah perlu dibenahi sehingga lebih baik kedepan.

“Terkait kondisi lapangan ini sesuai saran Pak Syahrul, akan kita perjuangkan pembangunannya melalui DPRD Tapsel. Salah satu langkah cepat, kita dorong agar tahun 2023, Kecamatan SDH menjadi tuan rumah MTQ Tingkat  Kabupaten Tapsel. Dengan begitu, kita berharap lapangan ini akan dilengkapi lampu sorot, seperti di Simarpinggan Kecsmatan Angkola Selatan dan Pintu Padang Kecamatan Batang Angkola, keduanya eks lapangan penyelenggaraan MTQ tahun 2020 dan 2021, yang dibangun ketika Syahrul Pasaribu Bupati Tapsel. Sehingga kelak di Sipagimbar ini bisa bermain bola pada malam hari. Tentu ini tak begitu sulit, sebab Pemkab tak perlu lagi mencari dan membebaskan lahan. Ini sudah tersedia lapangan pemerintah, tinggal membangun saja,” terangnya.

Hal serupa juga diutarakan Anggota Fraksi PAN DPRD Tapsel, Syawal Pane. Menurutnya, Turnamen Sepakbola Syahrul Cup 1 di Sipagimbar telah menarik perhatian dan menjadi hiburan rakyat. Sehingga layak dilanjutkan ditahun mendatang.

Terkait peningkatan kwalitas lapangan, Syawal juga sangat sependapat dengan saran Syahrul Pasaribu mantan Bupati Tapsel dua periode itu, agar tahun depan Kecamatan SDH sama-sama diperjuangkan menjadi tuan rumah MTQ Kabupaten Tapsel. Apalagi, dari 15 kecamatan di Tapsel, tinggal 3 kecamatanlah yang belum mendapat jatah pembangunan arena MTQ dengan fasilitas lapangan dan tribun yang memadai.

Ketua PPP Tapsel, Jumadin Oloan Rambe juga turut berduara. Mantan anggota DPRD Tapsel ini juga  meminta agar Syahrul Cup ini dilanjutkan tahun mendatang serta menginstruksikan Fraksi PPP DPRD Tapsel untuk turut berjuang agar Kecamatan SDH tahun 2023 menjadi tuan rumah MTQ yang berlokasi di lapangan Sipagimbar ini dengan melengkapi fasilitas yang refresentatif.
Hadir juga pada partai pamungkas Turnamen Sepakbola Syahrul Cup 1 itu, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat Sipagimbar Girma Marpaung dan Ketua Harian KONI Tapsel Zunaedi beserta tokoh pemuda dan masyarakat Kecamatan SDH, Arse dan Kecamatan Aek Bilah.

BACA JUGA..  Tinjau UPTD BIAPAL Sialang Buah, Wagub Sumut Dorong Peningkatan PAD Sektor Perikanan

Sementara itu, Wakil Ketua Wantim Partai Golkar Sumut, Syahrul M Pasaribu menyampaikan apresiasi yang tinggi pada Forkopimcam utamanya terhadap M Rawi Ritonga selaku penangungjawab turnamen, juga kepada panitia dan tokoh masyarakat serta para pemuda di SDH, atas terselenggaranya Turnamen Sepakbola Syahrul Cup 1 dengan baik.

“Kegiatan ini terlaksana, awalnya saat saya menemani reses Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar, saudara Syamsul Qamar di Sipagimbar ini sebulan lalu. Lantas, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda sudah berkumpul dan kompak meminta agar menggelar Turnamen Sepakbola Syahrul Cup diwilayah ini. Alhamdulillah telah berjalan aman dan tertib. Tentu tak lepas dari kerjasama seluruh pihak, termasuk pemuda, tokoh masyarakat dan Forkopimcam,” ungkapnya seraya berterima kasih.

Disebut, sekalipun sudah purna bakti dari kepemimpinan di Tapsel, namun aspirasi dan harapan masyarakat ternyata terus mengalir deras.

Memang, saat dipercaya oleh rakyat memimpin Tapsel selama dua periode, terus menjalin kedekatan dengan rakyat dan menjadikannya sebagai urat nadi kehidupan, sehingga memotivasi dalam menjalankan roda pemerintahan dengan sunguh-sungguh, untuk mewujudkan Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Tak hanya dibidang olah raga, pembangunan pisik dan pembangunan Sumber Daya Manusia melalui kegiatan sosial keagamaan dan kemasyarakatan, juga dibangun secara maksimal.

Jika dirunut pada awal memimpin 2010 lalu, telah dirancang dan dimulai pembangunan diberbagai bidang, seperti pembangunan yang monumental dari kegiatan MTQ kabupaten, berupa lapangan dilengkapi tribun.

BACA JUGA..  Kakek Miskin Tertahan 2 Hari Di RSUD Amri Tambunan, Meninggal Dunia di Panti Sosial

Saat memimpin sepuluh tahun, ada 11 lapangan dan tribun yang dibangun. Dua lapangan dilengkapi dengan lampu sorot. Dan saat ini menjadi sarana kegiatan masyarakat seperti untuk bermain bola bagi generasi muda, sehingga terhindar dari penyakit masyarakat seperti miras dan narkoba.

Ketua PPP Tapsel Jumadin Oloan Rambe (putih), Anggota Fraksi Golkar FPRD Tapsel, M Rawi Ritonga (kuning) dan Anggota Fraksi   PAN DPRD Tapsel, Syawal Pane (Biru) saat memberi sambutan pada partai final Syahrul Cup I Tapsel. (Amran Pohan/Posmetromedan.com)

“Pemimpin itu harus mampu menterjemahkan dan memprogramkan harapan dan keinginan rakyat untuk diwujudnyatakan. Misalnya dibidang keagamaan, tahun 2011 menghimpun Majelis Taklim dengan membentuk dan mendirikan BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim), serta atas dukungan ulama, di Tapsel ada 4 kegiatan safari hari besar keagamaan sehingga memiliki nilai tambah.

Selain safari Ramadhan, juga diprogramkan  dan dilaksanakan secara rutin Safari Muharram, Maulid dan juga Isra’ Mikraj setiap tahunnya,” ungkapnya sambil menyampaikan, patut rasanya berterima kasih kepada Rawi, Ka KUA dan Ketua MUI Kecamatan SDH, karena  dalam menyambut 1 Muharram 1444 H yang lalu, telah  memprakarsai Pawai Obor untuk syiar Islam dalam memupuk silaturrahmi sebagaimana di Kecamatan Arse Pawai Obor ini diawali sejak 2018 dan dilanjutkan 2019 sedangkan tahun 2020 dan 2021 ditiadakan karena Covid-19.

“Tentu kita bersyukur tahun 2022 ini pawai obor ini di Kecamatan Arse, kembali dilaksanakan,” sebutnya.

Syahrul juga meminta, masyarakat harus tetap menjaga kebersamaan. Sebab, kebersamaan itu akan meningkatkan persatuan dan kesatuan serta  merupakan wujud nyata dalam memaknai Hari Kemerdekaan RI. Dalam mengisi kemerdekaan itu, tentu harus mampu menjaga dan mengimplementasikan kebersamaan itu, sebagai mana semangat kekompakan, persatuan dan kesatuan para pejuang yang merupakan senjata ampuh, dalam memerdekan bangsa ini dari belenggu penjajah tujuh puluh tujuh tahun yang lalu,”ujarnya,

“Kita harus kompak. Jaga persatuan dan kesatuan. Jangan mau dipecah belah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: MaranathanTobing