Pria Paruh Baya di Langkat Akhiri Hidup Gantung Diri

oleh

POSMETROMEDAN.com – Yanto alias Yan (50) warga Dusun Rante Betul, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kediamannya, Sabtu (11/9).

Jeritan sang istri almarhum, Ratna, usai pulang kerja melihat sang suami yang sudah tergantung di kamar dengan seutas tali rafia, sontak membuat warga setempat geger. Saat warga tiba di kediaman almarhum, posisi Yan masih dalam keadaan tergantung.

Saat itu juga Kadus Rante Betul, Ngadino melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Naman Jahe Jumaan. Tidak berselang lama jajaran Polsek Salapian dipimpin Kapolsek serta Kanit Reskrim dan tim medis dari Puskesmas tiba di lokasi.

BACA JUGA..  Pelajar SMKN 2 Doloksanggul Yang Duel Dengan Pelajar SMA HKBP Hingga Tewas Divonis 4 Tahun

Dari penuturan Nabila (13)–anak korban, saat itu baru pulang dari sekolah, dia masuk ke rumah langsung mencari bapaknya.

Nabila mengetuk kamar bapak, namun tidak ada jawaban. Tidak berapa lama berselang, Ratna (ibu Nabila) kembali ke rumah usai bekerja. Nabila pun memberi tahu kalau bapak tidak ada.

Nabila bilang, kalau pintu kamar bapaknya ditutup. Ratna dan Nabila menuju kamar. Saat pintu kamar dibuka, Yanto ditemukan sudah tergantung di dalam kamar.

BACA JUGA..  10 Kg Sabu dari Malaysia Gagal Lewati Asahan

Dari penuturan Ratna, suaminya memang memiliki penyakit lambung serta kelenjar. Sudah 6 tahun lamanya tak kunjung sembuh, dan dia mengakui kalau suaminya sering mengalami rasa ketakutan. Keterangan serupa juga disampaikan para tetangganya, juga menambahkan, kalau Yanto terlihat seperti orang depresi karena sering keluar malam.

Sementara pihak kepolisian Polsek Salapian, membenarkan laporan masyarakat soal kejadian gantung diri tersebut.

Kapolsek Salapian Iptu Sutrisno SH,  membenarkan adanya salah seorang warga berinisial Y gantung diri dengan tali rafia, di kamar rumah miliknya. Saat itu jenazah langsung dibawa ke puskesmas untuk dilakukan visum, namun tidak ada tanda tanda kekerasan. Dan pihak keluarga meminta agar tidak dilakukan otopsi .

BACA JUGA..  Aksi Gengster Serang Pabrik PT Belawan Indah, Puluhan Karyawan Terluka

“Sedangkan untuk penyebab gantung diri, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga diketahui korban diduga alami depresi, karena penyakit asam lambung yang dideritanya yang sudah lebih dari enam tahun serta penyakit kelenjar, sehingga nekat mengakhiri hidupnya,” terang Kapolsek. (sut)