POSMETROMEDAN.com-Seolah menikmati pembantaian terhadap Krisna Fahriza (17), komplotan geng motor RNR sengaja merekam tindakan mereka. Pasca kejadian, video tersebar dan viral di media sosial Facebook.
Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, bahkan ia menyebutkan bahwa dari video tersebut polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku.
Dalam video berdurasi 11 detik tersebut terlihat puluhan orang tersebut menyerang dan memukul korban yang sendirian di tengah malam pinggir Jalan Kirab Remaja, Desa Sei Semayang, Sunggal, Deliserdang.
“Ya benar (diviralkan) kita justru mendapatkan bukti petunjuk juga dari video yang sengaja mereka viralkan untuk menunjukkan bahwa eksistensinya di media sosial sehingga sengaja di share melalui Facebook,” bebernya saat konfrensi pers di Mapolsek Sunggal, Jumat (29/1/2021).
Ia juga menjelaskan bahwa kondisi korban di lokasi sangat menggenaskan hingga kepala korban pecah.
“Ini adalah foto korban ketika di TKP, terlihat bahwa kepala korban sudah hancur ketika di autopsi begitu dibuka kulit kepalanya darah langsung mengucur. Itu artinya keterangan dokter mengatakan bahwa kepala itu merupakan hasil pemukulan dari benda-benda yang kita temukan,” beber kapolsek.
“Ada batu yang digunakan salah satu tersangka untuk memukul kepala korban. Ada kayu, yang digunakan untuk memukul korban,” bebernya.
Yasir menjelaskan bahwa para pelaku dijerat dengan Pasal 170 Ayat (2) ke-3e subs Pasal 365 Ayat (3)ndari KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya 15 tahun.
Diketahui, korban merupakan pelajar kelas III SMK, beralamat di Jalan Danau Laut Tawar, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur-Binjai.
Motif pembantaian yakni dendam. Dimana, sebelumnya korban merupakan anggota geng motor Simple Life (SL) namuun belakangan gabung ke geng motor RNR.(bbs/ras)












