Mau Dikonfirmasi, Kapolres Humbahas ‘Kabur’ dari Ruangan Rapat

oleh
Diabadikan : Sejumlah wartawan akhirnya foto bersama didepan pintu masuk kantor Mapolres Humbahas, tanpa ada pihak dari aparatur Polres.

HUMBAHAS | MU -Kepala Kepolisian Resort Humbahas (Humbang Hasundutan) AKBP Rahmani Dayan, ‘kabur’ dari ruang rapat Polres Humbahas saat akan diwawancarai wartawan, Rabu (26/12/2018) siang.

Sebelumnya, sejumlah wartawan hendak menemui Kapolres Humbahas demi mengonfirmasi beragam kasus yang ditangani Polres Humbahas. Terutama, terkait kasus oknum ASN Humbang Hasundutan Edy Lumbangaol, yang sempat viral di media sosial akibat diduga menerima uang dari rekanan proyek.

Namun saat itu, AKBP Rahmani, sedang mengikuti rapat bersama jajarannya sekira pukul 11.00 WIB. Saat wartawan menunggu rapat usai dan menunggu di ruang tunggu, tepat di pintu masuk kantor Mapolres Humbang Hasundutan, tiba-tiba AKBP Rahmani sudah tak kelihatan.

BACA JUGA..  PTPN I Regional 1 dan Forkopimcam Tanjung Morawa Tanam 300 Pohon

“Kapolres lagi tidak di sini,” tegas Kasubag Humas Aiptu S Purba menyapa sejumlah awak media. Mendengar pengakuan itu, sejumlah awak media hampir tak percaya. Demi membuktikan, salahseorang wartawan menilik ruangan rapat yang sempat dipimpin oleh AKBP Rahmani.

“Dari mana Kapolres kabur, kami sudah menunggu dari tadi di sini. Karena kami lihat Kapolres mengikuti rapat, makanya kami menunggu,” kata Sinpur Purba, wartawan dari media Mitrapol. “Kecewa juga kita kalau seperti ini,” sambung salah satu wartawan lainnya.

BACA JUGA..  Kabel Internet Semrawut di Lubuk Pakam Dibersihkan

Melihat kekecewaan sejumlah awak media itu, Kasubag Humas akhirnya menengahi sejumlah awak media dengan mempertemukan perwakilan wartawan dengan Kepala Bagian (Kabag) Operasionalnya (Ops).

Sayangnya, Kabag Ops tak berani menjawab wartawan soal penanganan kasus oknum ASN tersebut. Kabag Ops mengaku, menjawab itu bukanlah wewenangnya namun wewenang Kapolres.

Seperti diketahui, kasus video viral Edy Lumbangaol yang menerima uang dari rekanan yang diduga terkait proyek, sempat ditangani Polres Humbahas. Entah mengapa, kasus itu seolah tak berekelanjutan.

BACA JUGA..  Buka Raker KONI Langkat, Bupati Targetkan Prestasi di PORPROVSU

Bukan itu saja, kasus akun palsu yang mengatasnamakan Dosmar Banjarnahor, juga sempat hendak dipertanyakan awak media. Kasus maraknya peredaran judi togel dan kim, serta kasus kematian Maslin Sihombing warga Dusun Pangkirapan Desa Pergaulan Kecamatan Lintong Nihuta yang masih misteri. (gam)