Ruko Terbakar, 1 Orang Tewas

oleh
oleh
Pemadam berupaya memadamkan api yang membakar Ruko tempat usaha bahan bangunan.

POSMETRO MEDAN – Satu unit rumah toko (ruko) berlantai tiga di Jalan Pasar V Marelan, depan RS Wwulan Windi terbakar. Satu orang dilaporkan tewas, Kamis (9/4/2026) siang.

Selain korban tewas, tiga orang juga sempat terjebak kebakaran namun berhasil diselamatkan.

Bangunan ruko yang terbakar tersebut diketahui merupakan sebuah panglong yang menjual berbagai jenis cat dan bahan bangunan lainnya.

Menurut keterangan Miftah, salah seorang pedagang di sekitar lokasi, api diduga berasal dari rak penyimpanan cairan tiner yang terbakar.

BACA JUGA..  Bocah Perempuan Tewas Ditabrak Mobil

Cairan tiner yang mudah terbakar tersebut dengan cepat menyebar dan menyambar barang-barang lainnya di lantai satu, hingga menutup akses keluar-masuk toko.

“Api bermula dari tiner yang terbakar, sehingga para karyawan terpaksa menyelamatkan diri karena api sudah menutup pintu masuk utama,” ucap Miftah.

Banyaknya material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat ke lantai dua dan lantai tiga bangunan ruko tersebut.

BACA JUGA..  Ada Korban Jiwa, Laporan Kasus Jambret 2 Minggu Tanpa BAP

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api yang besar membuat warga tidak berdaya.

Di tengah berkobarnya api, warga juga mengaku mendengar beberapa kali suara ledakan keras yang berasal dari dalam bangunan panglong tersebut.

Tak berselang lama, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan tindakan penyiraman guna mencegah api merembet ke bangunan di sebelahnya.

BACA JUGA..  Polresta DS Tahan 187 Tersangka, Ribuan Butir Pil Ekstasi dan 54,3 kg Sabu Dimusnahkan

Sebanyak empat orang sempat terjebak di lantai tiga saat mencoba menyelamatkan diri, di mana gumpalan asap tebal membuat mereka kesulitan bernapas.

Petugas akhirnya berhasil masuk ke dalam bangunan melalui lantai tiga dengan menggunakan mobil tangga untuk mengevakuasi para korban.

“Informasi yang kami dapat ada empat orang terjebak, tiga orang berhasil diselamatkan, sementara satu orang lainnya dilaporkan meninggal dunia,” lanjut Miftah.(bbs)