POSMETRO MEDAN – Prediksi Laos U-17 vs Myanmar U-17 dalam laga Piala AFF U17,Pelatih tim nasional Laos U-17, Supachai Klangkrasae, menyatakan kesiapan penuh anak asuhnya untuk menghadapi turnamen Piala AFF U-17 2026. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers prapertandingan yang berlangsung di Surabaya pada Sabtu (11/4). Seluruh pemain dilaporkan berada dalam kondisi optimal dan siap memberikan performa terbaik mereka di lapangan.
Ajang bergengsi Piala AFF U-17 2026 akan diselenggarakan di dua lokasi utama di Jawa Timur, yaitu Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 11 hingga 24 April 2026, mempertemukan talenta-talenta muda terbaik dari negara-negara Asia Tenggara.
Laos U-17 tergabung dalam grup yang menantang, bersaing dengan tim-tim kuat seperti Thailand, Filipina, dan Myanmar. Supachai mengakui bahwa setiap pertandingan akan menjadi ujian berat, namun ia optimis dengan persiapan intensif yang telah dijalani timnya.
Supachai Klangkrasae menekankan bahwa seluruh penggawa Laos U-17 telah menjalani program persiapan yang sangat intensif. Latihan keras dan strategi yang terencana telah diterapkan untuk memastikan setiap pemain memiliki kesiapan fisik dan mental yang prima. Fokus utama adalah membangun kekompakan tim serta meningkatkan kemampuan individu.
“Seluruh pemain kami dalam kondisi 100 persen dan siap memberikan yang terbaik,” ujar Supachai dalam kesempatan tersebut. Keyakinan pelatih ini didasari oleh dedikasi para pemain selama sesi latihan dan komitmen mereka untuk mengharumkan nama bangsa. Kondisi fisik yang prima menjadi modal penting untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Meskipun menghadapi tim-tim dengan kualitas merata, pelatih asal Thailand ini menegaskan bahwa faktor mental dan semangat juang akan menjadi kunci utama. Ia terus memotivasi para pemain untuk tidak gentar dan selalu menunjukkan keberanian di setiap laga. Penguatan mental telah menjadi bagian integral dari program latihan mereka.
Laos U-17 berada di grup yang disebut-sebut sebagai grup neraka, berhadapan dengan raksasa sepak bola Asia Tenggara seperti Thailand, serta tim kuat lainnya Filipina dan Myanmar. Supachai mengakui bahwa persaingan di grup ini sangat ketat, dengan masing-masing tim memiliki kualitas pemain yang seimbang. Ini menuntut fokus dan strategi yang matang di setiap pertandingan.
Secara personal, Supachai juga menghadapi tantangan unik karena harus berhadapan dengan Thailand, negara asalnya. “Tantangan bagi saya adalah melawan Thailand,” ungkapnya, menunjukkan adanya dimensi emosional dalam turnamen ini. Namun, ia memastikan bahwa profesionalisme akan tetap menjadi prioritas utama.
Meski demikian, Supachai telah berpesan kepada para pemainnya untuk tetap fokus pada permainan mereka sendiri dan tidak terpengaruh oleh tekanan. Ia berharap para pemain dapat menunjukkan perkembangan signifikan dan keberanian dalam menghadapi setiap lawan. Kerja keras tim selama persiapan menjadi modal penting dalam menghadapi turnamen ini.
Timnas Laos U-17 akan memulai perjalanan mereka di Piala AFF U-17 2026 dengan menghadapi Myanmar. Pertandingan perdana ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu (12/4) pukul 19:30 WIB di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Laga pembuka ini akan menjadi penentu momentum bagi Laos di turnamen ini.
Supachai Klangkrasae berharap para pemainnya mampu menunjukkan kerja keras dan dedikasi yang telah mereka tunjukkan selama persiapan. Ia percaya bahwa modal kerja keras tersebut akan menjadi fondasi kuat untuk meraih hasil positif. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang.
“Kami akan berjuang sampai akhir dan memberikan yang terbaik,” tegas Supachai, menggarisbawahi komitmen timnya untuk tidak menyerah. Semangat juang ini diharapkan dapat menular kepada seluruh pemain, menjadikan Laos U-17 sebagai tim yang patut diperhitungkan di Piala AFF U-17 2026.(red/bbs)












