Air Limbah Pasar Bakaran Batu Diduga Cemari Sawah

oleh
Limbah Busuk Pasar Bakaran Batu Menggenang Cemari Lingkungan.

POSMETRO MEDAN – Air limbah dari aktivitas pasar tradisional Bakaran Batu diduga mencemari persawahan warga di Gang Pancasila Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deli Serdang.

Dari amatan, aliran air pasar taradisional Bakaran Batu mengalir bergabung dengan limbah masyarakat sekitar dan dari arah Sekolah Akper Medistra Lubukpakam lalu terhenti di gang Pancasila.

Karena saluran drainase tertutup tanah dan rerumputan liar mengakibatkan air limbah tak mengalir di parit melainkan limpah ke sawah milik warga. Menurut warga setempat, hal ini tak pernah mendapat perhatian dari Camat Lubukpakam.

BACA JUGA..  Proyek BRT Disoal, DPRD Medan Protes Beban Anggaran Rp500 Miliar per Tahun

“Enggak pernah diperhatikan limbah dari pajak Bakaran Batu atau dari arah Medistra sana sampai airnya masuk ke sawah. Tak mengalir paritnya karena buntu sampai gang Pancasila,” ujar warga,Senin(16/3/2026)

Terkait hal ini, Kepala Desa Bakaran Batu, M Irwan Tanjung mengatakan kalau pihak desa sudah berulangkali mengajukan perbaikan parit tersebut ke dinas terkait namun belum ada realisasinya.

BACA JUGA..  Plt Bupati Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

“Iya memang tak jalan aliran parit itu karena di ujung gang Pancasila tersumbat tanah sendimen rumputan dan membutuhkan pembangunan lening, jadi air limbah terhenti disitu menggenang dan limpah ke sawah warga, itu sejak lama memang,” terang Kepala Desa Bakaran Batu.

Terkait ada tidaknya sarana penampungan limbah aktivitas pasar Bakaran batu di pihak desa tidak mengetahuinya. Selama ini air limbah busuk dari aktivitas pasar Bakaran batu maupun pasar Delimas Lubukpakam semua mengalir ke parit drainase umum hingga menimbulkan pencemaran lingkungan.( Wan)

BACA JUGA..  Bebas Cemas Lintasi Jalinsum Madina, Indako Bagikan Panduan Penting Menjaga Performa Motor di Medan Ekstrem

EDITOR : Putra