POSMETRO MEDAN – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Peseluk Pesimbe kecamatan Deleng Pkehkisen kembali menuai sorotan. disinyalir Fisik bangunan saluran irigasi yang dikerjakan tidak di plaster halus tidak memenuhi standar teknis dan dikerjakan asal-asalan.
Dari hasil investigasi lapangan posmetromedan Senin(1/12) menemukan sejumlah kejanggalan. Salah satunya dinding tidak di haluskan.
Kondisi tersebut memperkuat dugaan adanya praktik penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.
“Proyek itu diduga dikerjakan oleh pihak ketiga. Kelompok Tani hanya menerima manfaat, dan sedikit mendapat imbalan dari pihak ketiga,” kata warga.
kelompok tani hanya dijadikan sebagai simbol dalam pelaksanaan. Sehingga banyak kwalitas fisik bangunan jauh dari harapan yang semestinya.
Lemahnya pengawasan membuat Warga menduga P3-TGAI hanya sebatas formalitas belaka. Padahal, program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan irigasi yang lebih baik
Warga desak polres agara agar segera turun meninjau lokasi. proyek irigasi yang menelan anggaran negara tersebut dan lidik bila ada terdapat kerugian negara proses.
Info yang di dapat posmetromedan Senin (1/12) Untuk diketahui, proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara adalah salah satu proyek yang menyebar hampir disetiap kecamatan. Proyek ini adalah kegiatan aspirasi anggota DPR RI dan dalam pelaksana di lapangan tidak semua proyek P3-TGAI PKB yang pelaksana di lapangan ada juga oknum di luar dari PKB dibalik pelaksanaan proyek itu seperti di Desa Peseluk Pesimbe kecamatan Deleng Pkehkisen bukan PKB pelaksananya tapi oknum lain.(Zal)
EDITOR : Putra











