POSMETRO MEDAN – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Badar, Kabupaten Aceh Tenggara selama ini tidak transparan dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikucurkan pemerintah.
Dugaan penyelewengan yang dilakukan pihak sekolah yang beralamat di Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, itu dikemukakan oleh M Saleh Selian Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA)Agara.
“Selain dana BOS yang dikelola oleh SMAN 1 Badar mereka juga mengelola uang SPP,uang OSIS dan uang kelas eksklusif yang dibayar oleh siswa setiap bulannya. Dan anehnya, pengelolaan dana BOS di SMAN 1 Badar tidak transparan dan diduga ada terjadi penyimpangan dalam pengelolaan dana tersebut,” katanya.
LIRA Agara juga menyoroti kutipan wajib dari siswa, uang komite,uang OSIS. “Kita sebut aja ada 571
siswa di SMAN 1 Badar.Kalau 571 siswa diwajibkan membayar uang SPP Rp. 50.000 dan uang osis per bulannya 10.000 rupiah, kita kalikan berapa tiap bulan dan ada juga uang kelas eksklusif dua lokal siswa juga harus mambayar setiap bulan Rp.200.000/bulan selama 1 tahun,” kata LIRA Sabtu (6/12) Kepada posmetromedan.
Kepala SMAN 1 Badar, Dede Suhery selaku penanggungjawab anggaran uang SPP Rp50.000/bulan,uang Osis Rp.10.000/bulan dan uang kelas eksklusif ada dua lokal Rp.200.000/bulan diduga sejauh ini diketahui tidak pernah memaparkan kemana saja pos anggarannya itu digunakan buat apa harus jelas karena wali murid harus tahu.
Saleh menilai, pengelolaan dana BOS TA 2025 di SMAN 1 Badar dana sebesar RP.907.890.000 diduga tidak transparan dan ada terjadi penyimpangan dalam pengelolaan dana BOS.
“Kita sinyalir masih ada kepala sekolah yang kurang terbuka dan tidak transparan tentang penggunaan dana
Tersebut.
LIRA meminta Jaksa untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap dana BOS,SPP,osis dan uang kelas
eksklusif Yang dikelola oleh Kepala SMAN 1 Badar tersebut.
“Bila ada terjadi penyimpangan dalam penyidikan nanti proses secara hukum yang berlaku,”kata Saleh.
Terpisah, Posmetromedan mencoba langsung mendatangi SMAN 1 Badar Sabtu (6/12) untuk meminta tanggapan Kepada kepsek Dede Suhery,atas dugaan tidak transparan pengelolaan dana BOS,SPP,OSIS dan uang kelas eksklusif Tapi sayang kepsek tidak ada di tempat kata Satpam kepsek pergi kekantor dinas dan kita mencoba melakukan konfirmasi lagi melalui WhatsApp
hingga berita ini dipublikasikan,Dede Suhery kepsek SMAN 1 Badar belum menjawab(Zal)
EDITOR : Putra












