POSMETRO MEDAN – Suasana di Mapolres Toba mendadak tegang pada hari Senin (13/10) pagi.
Tanpa pemberitahuan sebelumnya, puluhan personel polisi tiba-tiba dikumpulkan untuk menjalani tes urine mendadak.
Pemeriksaan dilakukan langsung oleh tim gabungan dari Sie Dokkes dan Sie Propam Polres Toba, bersama Yanmeddokpol Rumkit RSB Tebing Tinggi.
Dipimpin oleh Iptu dr. Edgar Saragih, Sp.FM, kegiatan itu disebut sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkoba di internal kepolisian.
Tes dilakukan dengan metode 6 parameter untuk memastikan tidak ada anggota yang bermain-main dengan barang haram.
“Tujuannya sederhana, membersihkan institusi Polri dari pemakai narkoba,” tegas dr. Edgar.
Ia berharap langkah ini bisa mencegah terulangnya kasus penyalahgunaan narkotika di tubuh Polres Toba.
Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, melalui Kasi Humas AKP Bungaran Samosir menjelaskan, bahwa pemeriksaan semacam ini merupakan bentuk pengawasan internal sekaligus penegakan disiplin.
“Tidak ada ruang bagi anggota yang mencoba-coba pakai narkoba. Kalau terbukti, langsung ditindak tegas,” tegasnya.
Hasil pemeriksaan kali ini ternyata membuat lega banyak pihak, dari 52 personel yang dites urine, semuanya dinyatakan negatif narkoba.
Kapolres Toba memastikan, tes serupa akan dilakukan secara berkala tanpa pemberitahuan.
Editor : Oki Budiman












