POSMETRO MEDAN – Puluhan massa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menamakan Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Anto Korupsi ( KOMMASI) Sumatera Utara melakukan aksi demo di Kantor DPRD dan Kantor Bupati Deli Serdang di Lubuk Pakam, Senin,20/10/2025 sore.
Massa datang menggunakan mobil angkutan umum pertama melakukan orasi di depan Kantor DPRD Deli Serdang dibarengi dengan membentang spanduk bertuliskan tuntutan yang harus direalisasikan oleh DPRD dan Pemkab Deli Serdang.
Massa menyebutkan bahwa mereka menemukan adanya dugaan korupsi Pajak Bumi dan Bangunan yang menyebabkan kebocoran serta kerugian Negara dalam penerimaan pajak bumi bangunan atas lahan dan bangunan PT Antara Kusuma yang terletak di Jalan Medan Lubuk Pakam, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.
Dalam tuntutannya massa menyebutkan bahwa ada beberapa bangunan milik PT Antara Kusuma yang tidak terdaftar didalam SPPT Pembayaran Pajak, NJOP atas lahan tidak sesuai, beberapa bangunan tak memiliki PBG dan luas Lahan juga tak sesuai dengan SPPT Pajak yang dibayar selama ini ke Pemkab Deli Serdang.
” Tak hanya diduga merugikan Negara dalam pembayaran Pajak, PT Antara Kusuma juga kami duga melanggar undang undang tenaga kerja salah satunya tak memberikan Jaminan pelayanan kesehatan dan kerap bersikap sewenang wenang pada pekerjanya. Tidak membayar retribusi Air Bawah Tanah ( ABT) sesuai Ketentuan dan ada dugaan kong kali kong dengan oknum Bapenda Deli Serdang untuk keuntungan pribadi dan perusahaan,” ucap massa Pendemo.
Menurut Kordinator Aksi Yusril Amrasi didampingi Kordinator Lapangan Akbar Maulana. Mereka mendesak DPRD Deli Serdang, Bupati Deli Serdang dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk mengusut tuntas kasus ini.
Kami minta DPRD, Bupati Deli Serdang bertindak untuk merubah dokumen SPPT Pajak PT Antara Kusuma sesuai fisik dan NJOP yang sesuai dengan yang ada agar tidak ada lagi kerugian negara yang terjadi. Dimana kami taksir kerugian Negara mencapai Rp 5 Milyar. Begitu juga dengan retribusi ABT dan Bangunan yang tak punya PBG,” sebut Yusril.
Aksi massa sebelumnya di DPRD Deli Serdang diterima salah satu Anggota DPRD Deli Serdang yang juga salah satu tim pansus PAD DPRD Zul Amri ST. Pada massa pendemo Zul Amri menyebutkan bahwa tuntutan dan aspirasi dari masyarakat dan mahasiswa tentunya akan segera ditindak lanjuti dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat ( RDP).
Dimana kita minta untuk segera di jadwalkan RDP dengan pihak terkait termasuk PT Antara Kusuma. Agar permasalahan yang ada dapat diselesaikan.
” Aspirasi kami tampung dan mohon tinggalkan nomor Hand Phone agar nanti saat akan digelar RDP bisa kita undang adik adik mahasiswa untuk ikut mendengar RDP yang kita gelar dalam waktu dekat dengan mengundang PT Antara Kusuma,”sebut Zul Amri ST.
Usai mendapat penjelasan dari Anggota DPRD, massa bergerak ke Kantor Bupati Deli Serdang dan melakukan aksi demo didepan kantor Bupati. Sempat terjadi perdebatan ringan antara massa dengan sejumlah satpol PP yang berjaga karena tidak ada dari pihak Pemkab Deli Serdang yang datang menerima aspirasi massa. Namun setelah bernegosiasi dikawal oleh petugas Kepolisian berpakaian preman kedua pihak dapat menahan diri.
Beberapa pejabat satpol PP dan Pemkab menemui massa pendemo dan berjanji menyampaikan aspirasi dari massa kepada pimpinan mereka. Selanjutnya massa bergerak ke Tanjung Morawa yang rencananya melakukan aksi demo di PT Antara Kusuma yang memproduksi Arco kereta Sorong. Namun karena kemungkinan terlalu sore massa tidak jadi melakukan aksi demo di depan Pabrik. Sementara penjagaan dan pengamanan lokasi sudah dilakukan pihak Kepolisian Polsek Tanjung Morawa. ( Wan)
EDITOR : Rahmad











