POSMETRO MEDAN – Pembangunan irigasi di Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk, Kabupaten Deli Serdang, menuai sorotan tajam. Pasalnya, proyek yang seharusnya menjadi harapan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pertanian itu justru diduga dikerjakan asal-asalan dan penuh kejanggalan.
Pantauan di lapangan, plang proyek yang terpasang terlihat asal-asalan. Parahnya lagi, tidak dicantumkan nilai anggaran dan volume pekerjaan, sehingga menimbulkan tanda tanya besar dari masyarakat mengenai transparansi penggunaan dana, Kamis (4/9).
Ketika dikonfirmasi soal plang tersebut, salah seorang pekerja irigasi dengan enteng mengatakan, “Bang, kami tidak tahu, soal anggaran bukan urusan kami.” Ironisnya, pengawas dari pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) pun tak tampak di lokasi, seakan-akan pembiaran dilakukan tanpa kontrol yang jelas.
Selain itu, kualitas pekerjaan juga sangat diragukan. Campuran semen diduga tidak sesuai standar, bahkan pasir lebih dominan dibandingkan semen. Hal ini jelas berpotensi merusak kekuatan dan ketahanan bangunan irigasi yang baru saja dikerjakan.
Masyarakat meminta agar Inspektorat Kabupaten Deli Serdang bersama aparat penegak hukum, khususnya Tipikor, segera turun tangan melakukan pemeriksaan di lapangan. Dugaan kuat, proyek irigasi ini sarat dengan praktik korupsi yang merugikan keuangan negara sekaligus menyengsarakan rakyat.(Rom)
EDITOR : Rahmad












