Kader SKG Tolak Munaslub Partia Golkar & Waspadai Bisikan Sesat

oleh
Teks foto : Kader SKG saat menggelar aksi bersama para kader Uda Golkar di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Jakarta Barat. (ISTIMEWA/POSMETRO) 

POSMETRO MEDAN – Solidaritas Kader Golkar (SKG) menolak keras dan tegas isu Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang dengan sengaja untuk mencongkel jabatan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

 SKG menilai isu Munaslub dilakukan orang-orang yang tidak sejalan sengaja untuk merusak kebesaran Partai Golkar.

 “Dengan naiknya isu Munaslub DPP Golkar di media, kami pemuda yang senantiasa setia terhadap arah dan gerakan Partai Golkar yang selama ini peduli terhadap para generasi muda Indonesia di bawah kepemimpin Bahlil Lahadalia, Munaslub merupakan bentuk penghiatan terhadap suara rakyat dan kader Golkar yang sudah menetapkan Bahlil Lahadalia sebagai Ketum DPP Golkar,” kata Korlap Soliditas Kader Golkar, Muhammad Daffa Arkaan, dengan suara lantang saat menggelar aksi bersama para kader Uda Golkar di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis (21/8).

 Aksi yang diriuhkan dengan yel yel dan masa kader muda Golkar membawa spanduk bertuliskan “Kami Sayang Bang Bahlil, Hati2 Bisikan Sesat…”

BACA JUGA..  Pemkab Tapanuli Utara Laksanakan Percepatan Kawasan Pertanian Terpadu di Desa Silait-lait

 Spanduk dan suara-suara itu lantang diterikan oleh SKG. Mereka bersuara tidak mempercayai adanya konsilidasi DPP dan Musda yang dinilai para aksi tidak mengedepankan prestasi dan presentasi dari pengurus Golkar.

 “Bagi kami, bang Bahlil merupakan satu-satunya harapan untuk dijadikan sebagai refrensi politik anak muda yang mampu memimpin Partai Politik yang besar. Kami juga melihat sosok bang Bahlil yang berangkat dari aktivis mahasiswa, merupakan sebuah upaya untuk menjadikan spirit mahasiswa dan pemuda untuk menggapai cita-cita setinggi langit,” ungkap Daffa Arkaan.

Teks foto : Kader SKG saat menggelar aksi bersama para kader Uda Golkar di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Jakarta Barat. (ISTIMEWA/POSMETRO) 

 Di samping itu, aksi yang terus memuji keberhasilan Bahlil Lahadalia merupakan salah satu bentuk spirit pemuda-pemudi dari Indonesia timur untuk tidak malu dalam mencapai cita-citanya, serta tetap semangat untuk membangun wilayah Indonesia timur yang jauh lebih maju saat ini.

 “Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum DPP Golkar yang sah dan dilakukan secara demokratis. Bang Bahlil harus dengar suara kami, abang harus tetap senantiasa setia kepada para kader dan rakyat untuk membangun Golkar dan Indonesia menjadi sebuah kemenangan yang membanggakan di 2029 nanti,” ucap Daffa Arkaan disambut yel yel peserta aksi.

BACA JUGA..  Diduga Ambil Uang 'Janjikan' Proyek, Rekanan Minta Bupati Deliserdang Copot Oknum Kabid di Kominfostan

 Dengan menggunakan pengeras suara, demonstran di gerbang kantor DPP Partai Golkar menyerukan dan meminta Bahlil Lahadalia tetap terus waspada terhadap bisikan orang-orang yang ingin menjerumuskan, menikam dari belakang, dan memotong karier.

 “Karena orang-orang yang sering membisikan abang, terkadang memiliki sebuah niat-niat yang tidak memiliki nilai moral dan etika yang dapat dipertanggung jawabkan. Kami beridiri di bawah langit ini yang sangat terik, tetap senantiasa mendukung abang untuk terus menyelesaikan masa jabatan sebagai Ketua Umum DPP Golkar,” seru massa aksi.

 Lebih lanjut para kader muda Golkar itu medorong Bahlil Lahadalia untuk tetap memiliki rasa perduli dan rasa sayang terhadap Airlangga Hartarto, selaku mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar.

 Hal itu dikarenakan perjuangan dan perbuatan yang dilakukan oleh Airlangga Hartarto pada Pileg 2024 kemarin, dapat menaikan suara Partai Golkar dari Pemilu 2019.

 “Kami juga ingin melihat Bang Bahlil secara tegas untuk menyatakan sikap terhadap isu Bang Bahlil adalah orangnya Jokowi. Karena isu tersebut merupakan akar masalah yang akan membuat abang ditikam oleh orang-orang dekat abang,” pinta massa aksi.

BACA JUGA..  Wali Kota Medan Luncurkan Qresto, Inovasi "Split Bill" Pajak Daerah Pertama di Indonesia

 Dalam aksi damai itu, Bahlil diingatkan hati-hati kepada orang sekitar yang coba coba memperlama konsolidasi organisasi dan mengobrak abrik tatanan yang sudah baik.

 Ada beberapa yang menjadi kisruh perihal Musda di antaranya Sulawesi Selatan, Jambi, Lampung, Riau, Aceh dan Sumatera Utara, dan lainnya.

 Sehingga ini menjadi bumerang di publik akan menilai Bahlil tidak becus urus partai gara gara pembisik sesat.

 “Abaikan bisikan sesat yang menjadikan Abang Bahlil masuk ke jurang. Hari Ini presiden kita adalah Prabowo Subianto, lihat daerah mana menjadi acuan nasional, jadi abang harus teliti dan ekstra hati-hati. Ini ada upaya disekitar abang yang sengaja memberikaninformasi sesat dan memaksakan musda musda yang sesuka hati oknum untuk mengobok obok kepemimpinan Golkar,” tutup Daffa Arkaan.

Editor : Oki Budiman