Meski Krisis Dana dan Minim Perhatian, Salapian Boyong 16 Medali Karate Porkab Langkat

oleh
Para atlit karate.saat berlatih.

POSMETRO MEDAN – Pekan olah Raga Kabupaten Langkat (porkab), yang di gelar  beberapa waktu Lalu terkhusus olah Raga karate  di boyong Dojo Sruni, yang berlokasi  di Kecamatan Salapian.

Adapun prolehan medali yang di rebut tak tanggung-tanggung,   mereka menyabet 7 Emas,6 Perak,dan 3 Perunggu.
Artinya peraih medali terbanyak tingkat Karate se Kabupaten Langkat renking 1.
Namun sempat hampir terjadi Dojo Sruni tak ikut bertanding, di karenakan terganjal anggaran untuk keberangkatan, serta minimnya biaya transport.
Diimana Koni hanya bisa memberi Rp 600 ribu untuk keseluruhan biaya. Beruntung para orang tua atlit memberikan support, hingga akhirnya seluruh peserta bisa bertanding

Namun di balik kesuksesan para atlit karate Dojo Sruni,yang terletak di Kelurahan Tanjung Langkat, Kecamatan Salapian  terlihat miris. Sejak Tahun 2000 Bangunan untuk melatih para atlit tak pernah lagi tersentuh perbaikan.

BACA JUGA..  Telkomsel Perkuat Customer First, Hadirkan Layanan Lebih Mudah, Cepat, dan Andal bagi Pelanggan

Kondisi bangunan sudah usang dan lapuk. Namun para atlit tetap semangat berlatih walau mereka sering memandang ke atas Bangunan. Khawatir runtuh.

Padahal Dojo Sruni sudah banyak melahirkan Atlit prestasi memboyong juara. Bukan saja di kancah Nasional bahkan sampai tingkat internasional menjadi Juara Dunia.

Siapa yang tidak kenal dengan atlit Wanita yang satu ini, Srunita Sari Suka Tendel. Peraih medali Emas ,juara Dunia,di situlah Dojo Sruni tempat berlatih.

Ardianto,Melda Resiana, Galang alip Ridho selaku pelatih.selalu khawatir saat melatih. Pasalnya, kondisi bangunan yang usang ,apalagi cuaca angin saat ini sangat ektrim. Rasa khawatir mereka selalu menghantui,ntakut terjadi hal yang tidak di inginkan ucap mereka pada awak media pos metro.

Mereka berharap butuh uluran tangan atau bantuan untuk merehab bangunan tersebut baik dari perusahaan atau pejabat terkait dengan ikhlas hati.merwka melatih tanpa pamrih agar ada Srunita Sari selanjutnya.harap Anto selaku pelatih.

BACA JUGA..  Respon Cepat 110, Polres Batubara Bekuk  Pelaku Pencurian di Desa Sumber Padi

Seh Ukur Suka Tendel ketua INKAI Kabupaten Langkat,menuturkan sedikit kecewa terhadap Koni.
Dimana para Atlit Karate kurang di perhatikan. Padahal Lahirnya karate hingga ke kancah Dunia, putri  Salapian Kabupaten Langkat lah yang membawa nama harum kecamatan Salapian  serta Kabupaten Langkat di kancah Dunia.
” Rp600 ribu keseluruhan  bantuan untuk atlit yang di berikan karate Salapian pada acara korcab lalu . Untuk transpor aja udah miris, untung saja kami orang tua atau para pelatih mengeluarkan kocek pribadi kalau tidak alamatlah mereka ikut,” kesalnya.

Namun di hadapan para atlit pada saat berlatih di Dojo Sruni dirinya meminta  jangan kecil hati tetap semangat.
“Langkah masih panjang saya akan terus berusaha semampu saya untuk membawa ke kancah Dunia,” ucapnya.rasa kebanggan Seh Ukur, atas prestasi dirinya memberikan berupa makanan serta minuman seadanya,sebagai wujud peduli. Agar para atlit tidak kecil atas keberhasilannya pada saat bertanding beberapa waktu lalu,harapnya.

BACA JUGA..  Bapenda Kota Medan Gandeng PWPM, Perkuat Informasi Pembangunan untuk Masyarakat

Sri Bana Perangin angin Selaku ketua DPRD Kabupaten Langkat saat dihubungi via Telp berjanji akan memberikan. Bantuan.

Hal tersebut berupa Dua belas kodi Seng atas keprihatinanya dengan harapan ada  juga yang ringan untuk membantu atau uluran tangan  secara ikhlas. Baik itu perusahaan yang ada di seputaran Salapian atau pengusaha lainya,harapnya .

Ucapan terima kasih pun serta tangisan pecah, setelah mendengar adanya bantuan pribadi dari ketua DPRD TK II Langkat Sri Bana Perangin angin. (sut)

EDITOR : Rahmad