posmetromedan.com – Nasib tragis dialami bocah SD di Indragiri Hilir, Riau. Pahrendra tewas usai diterkam buaya. Bocah berusia 11 tahun itu diterkam buaya saat mandi di tepian sungai.
Informasi diterima, Pahrendra awalnya mandi bersama orang tuanya di tepian sungai Parit Martapura, Sungai Junjangan. Korban mandi sekitar pukul 17.30 WIB.
“Tidak lama setelah mandi, tiba-tiba buaya menerkam korban dan menyeret korban ke dalam sungai,” kata Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Budi Setiawan, Selasa (22/10/2024).
Melihat korban diterkam buaya, Ketua RT yang melihat coba menarik. Namun tidak terselamatkan karena tarikan buaya saat kejadian begitu kuat menyeret ke sungai.
“Sekitar pukul 21.20 WIB masyarakat yang melakukan pencarian berhasil menangkap buaya tersebut. Perut buaya lalu dibelah oleh masyarakat, tapi tidak ditemukan ada tubuh korban,” kata Kapolres.
Selanjutnya warga kembali melanjutkan proses pencarian korban. Korban akhirnya ditemukan pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB dalam kondisi tewas.
“Korban sudah ditemukan dalam keadaan utuh dan meninggal dunia. Ada luka-luka bekas gigitan buaya pada bagian kaki dan perut,” kata Kapolres.
Korban tercatat merupakan warga Parit Martapura RT 017. Saat ini mayat korban telah dievakuasi ke rumah keluarganya untuk dimakamkan.
Terpisah, seorang kakek bernama Rohma (59) di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), juga jadi korban diterkam buaya. Meski mengalami luka parah di bagian tangan, tapi nyawa pria paruh baya ini berhasil selamat.
Peristiwa itu terjadi di sungai Desa Sukadarma, Jejawi, OKI, Minggu (20/10/2024). Kapolres OKI, AKBP Hendrawan mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat korban mencuci pakaian di pinggir sungai. Tiba-tiba datang seekor buaya dari arah sungai dan langsung menyerang korban.
“Buaya dari sungai yang langsung menyebat korban menggunakan ekornya dan langsung menggigit tangan sebelah kiri korban. Mendengar korban berteriak kesakitan, datang saksi yang menolong korban,” kata Hendrawan.
Dia menjelaskan saksi Suhaimi (27) langsung membawa korban ke Puskesmas di Desa Rambutan. Korban mengalami luka robek di tangan.
“Korban mengalami luka robek bekas gigitan buaya di tangan sebelah kanan, luka punggung belakang akibat sebatan ekor buaya dan saat ini korban sudah dibawa pulang ke rumah,” ujarnya.(bbs)












