Perbaikan Titi Besi di Langkat, Pemprov Sumut Anggarkan Rp 20 M

oleh
Kadis PUPR Sumut Mulyono & Sekdakab Langkat Amril meninjau jembatan Sei Air Tenang atau Titi Besi yang roboh, di Kecamatan Batang Serangan, Rabu (12/6/24). (POSMETRO)

POSMETROMEDAN.com- Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, Mulyono bersama Sekdakab Langkat, Amril meninjau jembatan Sei Air Tenang atau Titi Besi di Kecamatan Batang Serangan, Rabu (12/6/24).

Jembatan perbatasan Kecamatan Padang Tualang – Batang Serangan itu ambles, lebih kurang sepanjang 12 Meter. Terjadi pada Selasa (11/6/24) sekitar pukul 17.05 WIB lalu.

Diduga akibat dilintasi mobil damtruk galian C bermuatan pasir dan batu (sertu) kapasitasnya melebihi ketahanan badan jalan atau over tonase. Mobil damtruk itu pun terperosok ke sungai.

BACA JUGA..  Idul Adha 1447 H, PC Muhamadiyah Lubukpakam Salurkan 18 Hewan Kurban

Kadis PUPR Sumut Mulyono mengatakan jembatan akan segera diperbaiki karena merupakan akses utama. Biaya yang telah disiapkan Rp 20 miliar bersumbur dari APBD Sumut.

“Hari ini juga kami meninjau jalan alternatif melalui jalur PTPN II Kebun Batang Serangan. Jalur ini untuk dilintasi kendaraan bermuatan, kalau itu sudah ada, untuk Titi besi ini akan kami buat jembatan baru,” katanya.

BACA JUGA..  Warga dan Nelayan Kesulitan BBM Solar, SPBU Cinta Rakyat Didemo

“Tujuannya agar kendaraan bermuatan CPO, bahan bahan pokok, maupun lainnya tidak terganggu. Sehingga perekonomian Kabupaten Langkat tetap lancar,” harapnya.

Ia juga sampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menyiapkan dana untuk pembuatan jembatan baru sebesar Rp 20 miliar.

“Untuk pekerjaan akan dimulai akhir bulan Juli (2024) dengan estimasi pengerjaan 5-6 bulan, sementara untuk dana sudah dipersiapkan sebesar Rp 20 M,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Sinergi Lintas Provinsi, Bupati JTP Hutabarat Tinjau Pemulihan Jalan BKPSU dan Lokasi Huntap Bantuan Gub Jabar

Sementara Sekdakab Langkat berharap proses perbaikannya berjalan lancar. Sehingga jembatan ini bisa kembali beroperasi seperti semula.(*)

Reporter: MA Santoso
Editor: Maranatha Tobing