PERUMAHAN WEB

Pemkot Tebingtinggi Ikut Rakor, Tingkat Inflasi Tahunan Indonesia 2,87 Persen

oleh
Penjabat (Pj.) Wali Kota Tebingtinggi Dr. Moettaqien Hasrimi, S.STP.  M.Si., bersama Plt. Sekdako H. Kamlan Mursyid, S.H., M.M. dan pimpinan OPD serta stakeholder terkait mengikuti rakor (rapat koordinasi) pengendalian inflasi di daerah. (Kominfo for Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Penjabat (Pj.) Wali Kota Tebingtinggi Dr. Moettaqien Hasrimi, S.STP.  M.Si., bersama Plt. Sekdako H. Kamlan Mursyid, S.H., M.M. dan pimpinan OPD serta stakeholder terkait mengikuti rakor (rapat koordinasi) pengendalian inflasi di daerah, yang rutin diselenggarakan setiap minggunya secara virtual oleh Kemendagri RI, Senin (10/06/2024) di Ruang Kerja lantai IV gedung Balai Kota Jl. Dr. Sutomo.

Menteri Dalam Negeri RI, Jend.Pol.Purn. H. Muhammad Tito Karnavian, mengatakan tingkat inflasi Indonesia pada posisi year on year (yoy) atau tahun ke tahun berada di angka 2,84 persen. Sementara, bulan ke bulan, pada Mei 2024 terjadi deflasi -0,03 persen. Angka tersebut membuat Indonesia berada di peringkat 73 dari 186 negara di dunia. Hal ini menurut Mendagri menjadikan Indonesia menjadi negara yang cukup baik dalam penanganan inflasi.

BACA JUGA..  Terima Audensi DEMA STIT AL-HIKMAH Tebing Tinggi, Pj. Wali Kota Ajak Berbagi Ide dan Pemikiran untuk Pembangunan Kota Tebing Tinggi

“Biasanya inflasi didominasi oleh makanan, minuman, dan tembakau. Tapi saat ini, terjadi deflasi sebesar 0,29 persen, ini indikator bagus, artinya masyarakat ada uang,” ujar Mendagri RI saat memimpin rakor di Jakarta.

Walau demikian, Mendagri RI meminta agar semua stakeholder tidak terlalu euforia, karena angka tersebut tidak menggambarkan di angka lokal. Tingkat inflasi berada diangka 5,39 persen. Angka tersebut, diungkapkan Mendagri sangat jauh bila dibandingkan dengan Provinsi Bangka Belitung yang berada di posisi terendah di angka 1,25 persen.

BACA JUGA..  Kafilah Langkat Ikuti MTQ Sumut di Sipirok, Ini Pesan Pj Bupati

“Sementara itu, di tingkat Kabupaten yang paling rendah di Kabupaten Bangka Barat, tejadi deflasi sebesar -0,09 persen. Kemudian, tertinggi di Kabupaten Nabire 7,58 persen,” ungkap Mendagri RI.

Rakor tersebut turut diikuti secara virtual oleh Danramil 13/TT Kapt. Inf. Yudi Chandra, Kadis Ketapang dan Pertanian Dr. Marimbun Marpaung, SP., M.Si., Kadis Perdagangan, Koperasi, UKM Zahidin, S.Pd., M.Pd., Kepala Bappeda Erwin Suheri Damanik, Kadis PUPR Reja Aghista, S.E., M.Si.

BACA JUGA..  Pejabat Wali Kota Tebing Tinggi Antusias Turut Serta Salurkan Bantuan Baznas

Kemudian, Kepala BPS Azantaro, S.E., M.Si., Kabag Pemerintahan Ramadhan Barqah Pulungan, S.IP., M.Si., Plt. Kabag Prokopim Faisal Ahmad, S.Ag., perwakilan OPD terkait, perwakilan TPID Kota Tebing Tinggi, tim Aptika dan tim peliputan Diskominfo. (rils/tob)