PERUMAHAN WEB

Ayah Terlilit Utang Anak Diculik, 2 Wanita dan 1 Pria Diamankan

oleh
Salah satu pelaku penculikan anak di Simalingkar (wanita berhijab warna hitam) diamankan warga. (HO/Tangkapan layar media sosial)

Posmetromedan.com – Heboh penculikan anak di Simalingkar, viral. Belakangan terkuak, penculikan terjadi dikarenakan ayah korban disebut terlilit hutang sekitar Rp15 juta.

Dalam video tersebut, para terduga pelaku diamankan di sebuah rumah yang terletak di Pasar Jahe, Jalan Jahe Raya, Perumnas Simalingkar, Kota Medan.

Banyak warga yang merasa kesal dan sempat beberapa kali memukul pelaku saat hendak dibawa masuk kedalam mobil polisi. Terlihat juga dalam video, tangan dari tiga orang terduga pelaku telah diborgol.

Ketiga terduga pelaku terdiri dari satu orang laki-laki yang mengenakan kaos bewarna putih, satu perempuan mengenakan hijab bewarna hitam dan satu perempuan lagi menggunakan jaket bewarna kuning.

Dalam caption video viral tersebut, bertuliskan ‘Penculik anak ditangkap di Perumnas Simalingkar’.

“Info warga si penculik minta tebusan, kesepakatannya, ketemu disalah satu rumah, tepat dipintu masuk pasar tradisional Simalingkar, Jalan Jahe Simalingkar. Korban tinggal di Jalan Nilam Simalingkar,” isi caption video tersebut.

BACA JUGA..  Antisipasi Balap Liar & Begal, Pihak Kepolisian Patroli Malam

Hal tersebut dibenarkan oleh saksi mata yang berada dilokasi kejadian penangkapan pelaku, di Jalan Jahe Raya Perumnas Simalingkar, Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan.

“Betul, ada keramaian yang diduga penculikan anak dan yang tiga orang saya amankan ke rumah, Jalan Jahe Raya No 35 agar tidak terjadi pemukulan terhadap ketiga orang diamankan dan segera dilaporkan ke polisi,” kata saksi Edison Sinuraya, Selasa (7/5/2024).

Edison mengatakan, bahwa dugaan penculikan anak tersebut dilakukan oleh tiga orang pelaku yakni satu orang pria pemilik mobil, satu perempuan berhijab hitam dan satu perempuan berambut pirang.

Informasi diperoleh, para terduga pelaku mengambil anak secara langsung dari rumahnya yang berada di Jalan Nilam 4 Perumnas Simalingkar tanpa sepengetahuan ibunya.

BACA JUGA..  Luapan Sungai Barumun Hanyutkan 7 Belia , 1 Tewas-2 Hilang

“Kejadian pengambilan anak langsung tanpa sepengetahuan ibu dari ayunan baby, dan dibawa sudah 4 hari, menurut sang ibu,” ucapnya.

Pada hari Senin (6/5/2024), keluarga melakukan negosiasi untuk pengembalian anak. Perjanjian itu sepakti dan dilakukan di dekat sekolah Timbul Jaya.

Namun, transaksi tidak terjadi, pelaku pengambilan anak melarikan diri dan tertangkap di depan pasar tradisional tersebut. “Lalu mereka menarik keluar baby dari dalam mobil dan diteriakin mereka bahwa ada penculikan,” sebut Edison.

Dibeberkan Edison, bahwa kasus ini bermula ketika sang ayah dari anak yang diambil memiliki utang piutang Rp 15 juta kepada dua orang perempuan terduga pelaku.

Sementara, pria yang menjadi pelaku ikut terlibat karena mengendarai mobil miliknya untuk melancarkan aksi pengambilan anak tersebut yang dimintai tolong oleh kedua pelaku perempuan.

BACA JUGA..  Kloter 18 Disambut di Asrama Haji Medan

Menurut pria lanjut usia itu, bahwa pengakuan dari pelaku pria yang bekerja sebagai supir taksi online itu merupakan warga Kota Binjai.

Sementara, satu wanita yang pakai jilbab mengaku tinggal di Padang Bulan dan wanita rambut pirang hanya menyebutkan bahwa tinggal di Kota Medan tanpa memberitahu secara rinci letaknya dimana.

Kapolrestabes Medan, Kombes pol Teddy Jhon Sahala Marbun, melalui Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, AKP Zikri Muamar membenarkan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku.

“Iya benar, terduga pelaku saat ini sudah diamankan di Unit PPA Polrestabes Medan,” kata Zikri, Selasa (7/5/2024).

Ia mengatakan bahwa, saat ini pelaku yang berjumlah tiga orang tersebut masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. “Masih di periksa para pelakunya,” sebutnya. (*)

Reporter: Oki
Editor: Hiras Situmeang