PERUMAHAN WEB

Kota Stabat Raih Adipura 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup

oleh
Pj Bupati Langkat M Faisal Hasrimy menerima piala Adipura dari Kementeri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Selasa (5/3/24) di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta Pusat. (Istimewa)

POSMETROMEDAN.com- Stabat salah satu kecamatan di Kabupaten Langkat. Di tahun 2023 ini, Kota Stabat menerima anugerah penghargaan Adipura dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bersama 106 kabupaten/kota se-Indonesia.

Adipura merupakan penghargaan bagi kota yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan.

Diberikan setiap tahunnya oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil menunjukkan komitmen dan usaha nyata dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Pj Bupati Langkat M Faisal Hasrimy menerima langsung piala Adipura dari Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Alue Dohong didampingi Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Rosa Vivien Ratnawati, di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2024).

BACA JUGA..  Rancangan Teknokratif RPJMD 2025-2029, Tantangan Besar Pemko Tebingtinggi

Giat ini turut dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia Prof KH Ma’ruf Amin dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar.

Siti Nurbaya Bakar menyampaikan, program Adipura merupakan instruksi penting karena salah satu katalisator untuk kabupaten/kota agar menjalankan program lingkungan yang berkelanjutan.

“Jaga kegiatan ini, karena ini sangat baik untuk menuju Indonesia Nol Emisi di 2050,” ucapnya.

Ia juga mendorong pemerintah kabupaten/kota mengolah sampah dari hulu ke hilir. “Dengan menimbangkan aspek lingkungan, ekonomi dan kesehatan dalam memenuhi zero waste zero accident,” sebutnya.

Senada, Ma’ruf Amin turut mengajak mewujudkan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

BACA JUGA..  Siswi di Simalungun Melahirkan di Toilet Rumah Sakit

“Ini harus diperkaya dengan beragam inovasi sehingga mampu mengikuti dinamika perkembangan zaman,” ucapnya.

Ia mengingatkan bahwa isu pengolahan sampah menjadi perhatian utama Pemerintah Republik Indonesia.

“Pemerintah menargetkan Nol Emisi di tahun 2050. Salah satu upayanya yaitu mendorong pengolahan sampah terpadu dari hulu ke hilir berbasis teknologi ramah lingkungan,” urainya.

“Program Adipura harus terus disempurnakan, melalui program ini pemerintah daerah dapat didorong untuk menjadikan lingkungan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Terpisah, Pj Bupati Langkatsetelah menerima penghargaan Adipura mengaku bangga. Ini sebuah prestasi luar biasa yang harus terus dipertahankan.

“Saya sangat bangga atas penghargaan ini, semoga ini bisa kita pertahankan bahkan harus lebih meningkat lagi agar ke depannya anugerah kencana di tangan kita,” ucapnya.

BACA JUGA..  Jembatan Titi Besi Batang Serangan AMBRUK, Ini Sebabnya

Pj Bupati Langkat didamping Kadis Lingkungan Hidup Langkat Muhammad Harmain dan jajarannya, Kabag Umum Mahardhika Sastra Nasution, Kabag Protokol Winanda Akbar, Camat Stabat Bambang Eko Winarno.

Diketahui kategori anugerah Adipura Kencana 2023 hanya diterima oleh empat kota, yakni:
1. Kota Metropolitan diberikan kepada Surabaya, Jawa Timur.
2. Kota Besar diberikan kepada Balikpapan, Kalimantan Timur.
3. Kota Sedang diberikan kepada Bitung, Sulawesi Utara.
4. Kota Kecil diberikan kepada Ciamis, Jawa Barat.(*)

Reporter: MA Santoso
Editor: Maranatha Tobing