Bingkisan Sabu Nyangkut di Tembok, Gagal Masuk ke Lapas

oleh
Inilah bingkisan (lingkaran merah) yang tersangkut di tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pulau Simardan, Tanjungbalai. Bungkusan yang nyangkut ini beredar di media sosial, pada Senin (11/12) pagi. (sumber foto: media sosial)

Posmetromedan.com – Beredar sebuah gambar di media sosial (medsos) yang memperlihatkan sebuah bingkisan kecil yang diduga sabu ditemukan tersangkut di kawat berduri tembok pembatas lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pulau Simardan, Tanjungbalai.

Bingkisan barang haram tersebut diduga dilempar dari luar lapas untuk salah seorang narapida yang berada didalam lapas, Senin (11/12) pagi.

Kepada awak media, Kalapas Pulau Simardan Tanjungbalai, Sangapta Surbakti, membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan, awalnya bingkisan tersebut ditemukan oleh petugas jaga.

BACA JUGA..  Kepsek Diduga Pungli Rp.1,2 Juta Tiap Siswa untuk Biaya ujian, Perpisahan dan Ijazah

“Petugas jaga melihat itu Senin saat dia melakukan kontrol di menara jaga. Hal tersebut langsung dilaporkannya ke komandan jaga dan ditindaklanjuti ke KPLP,” papar kata Sangapta, Rabu (13/12).

Masib keterangan Sangapta, bingkisan tersebut merupakan upaya penyeludupan barang haram masuk ke Lapas Pulau Simardan Tanjungbalai, dan ia akan memperketat pengawasan pada titik-titik rawan pelemparan.

“Kami akan segera meningkatkan pengawasan pada titik-titik rawan pelemparan dan penyeludupan narkotika. Sehingga, kita akan tau sama-sama siapa pemainnya,” kata Sangapta.

BACA JUGA..  Malam Ini Nina Wati Dipastikan Masih di Tahti Polda Sumut

Masih Sangapta, pelemparan ini bukanlah kali pertama yang ditemukan petugas. Ia mengaku, upaya ini dilakukan masyarakat untuk melempar barang haram ke dalam Lapas.

“Selama saya menjabat, ini merupakan kali ketiga upaya melakukan lemparan narkotika ke dalam lapas. Ini membuat kami terus gencar dalam penanganan masuknya narkotika ke dalam kalapas,” jelasnya.

Diketahui, bingkisan berisi narkotika jenis sabu yang dilempar ke dalam lapas tersebut memiliki berat 1,13 gram.

BACA JUGA..  Polres Belawan Amankan 7 Pria Nongkrong di Pinggir Jalan, 6 Positif Narkoba

“Didalam plastik itu ada batunya, mungkin itu dijadikan sebagai, pemberat untuk sabu-sabu itu bisa dilempar masuk,” ucap Sangapta.

Kasus pelemparan itu kini sudah ditangani oleh satnarkoba Polres Tanjungbalai untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menutup Sangapta berharap, masyarakat dapat membantu petugas dalam kembali menyelamatkan warga binaan agar tidak kembali menjadi pecandu narkotika setelah keluar dari lapas. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing