Posmetromedan.com – Ratusan warga yang dari Serikat Tolong Menolong Islam (STMI) Jalan Sawo Lingkungan 5, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi, Rabu (4/10/2023) kemarin sekitar pukul 16.00 WIB, menggerebek rumah terduga bandar narkoba.
Pantauan awak media di lokasi, terlihat ratusan warga bersama kaum ibu-ibu dari perwiritan beramai-ramai mendatangi rumah milik berinisial JK, warga Jalan Sawo, lingkungan 2, Kelurahan Bulian Kota Tebingtinggi, yang diduga sebagai bandar narkoba. Bahkan dinformasikan rumah tersebut sering dijadikan tempat transaksi jual beli narkoba.
Aksi ini dilakukan atas kekecewaan warga terhadap aparat penegak hukum khususnya di Kota Tebingtinggi, yang mana dinilai tidak transparan memberantas narkoba di wilayah mereka. Bahkan dalam aksinya, warga tidak segan-segan mengorasikan dengan memasang spanduk bertuliskan ‘Revolusi Mental Masyarakat Dengan Tegas Dan Stop Peredaran Narkoba’.
Untuk menghindari terjadinya aksi kekerasan dan anarkis, penggerebekan tersebut dikawal sejumlah anggota kepolisian dari Polres Tebingtinggi bersama Polsek Rambutan dan TNI.
Setelah sampai di depan rumah terduga bandar narkoba, warga bersama pihak kepolisian dan TNI langsung melakukan pembicaraan mediasi kepada pemilik rumah tersebut. Dalam pembicaraan, warga meminta kepada pemilik rumah agar tidak ada lagi kegiatan jual beli narkoba di sekitar Jalan Sawo yang sudah sangat meresahkan warga.
Menurut keterangan salah seorang koordinator aksi, Dhani Armansyah, mengatakan, kegiatan transaksi jual beli narkoba di lingkungan itu sudah berjalan sejak 10 tahun.
“Bahkan hampir setiap hari banyak warga datang dari luar hendak membeli sabu-sabu. Dan, rumah tersebut pernah digerebek oleh polisi namun tidak ditemukan barang bukti sabu,” ujar Dhani.
Masih Dhani Armansyah, “Banyak juga kita lihat oknum-oknum tertentu yang datang meminta ‘upeti’ kepada bandar tersebut. Melalui aksi ini, warga berharap kepada bapak Kapolda Sumatera Utara, khususnya kepada Kapolres Tebingtinggi, agar di lingkungannya yang menjadi basis narkoba betul-betul segera dibersihkan dari peredaran narkoba. Dan bagi penegak hukum yang ada di Kota Tebingtinggi diminta agar selalu benar-benar memberantas narkoba,” tutupnya.
Terkait penggerebekan rumah diduga sebagai bandar narkotika yang dilakukan sejumlah masyarakat, Posmetromedan.com mencoba meminta tanggapan Kapolres Tebingtinggi, AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon. Tapi sayang, hingga berita ini diupload Kapolres belum memberikan tanggapannya. (*)
Reporter: Ridwan Manurung
Editor: Maranatha Tobing












