Kepsek SMPN 2 Bandar Khalipah Sergai Diduga Korupsi Dana Bos Puluhan Juta

oleh
Gedung Mapolres Serdangbedagai, Polda Sumatera Utara, tempat konfrensi pers terkait dugaan kasus korupsi dana Bos di SMPN 2 Bandar Khalipah. (Surya Hasibuan/Posmetromedan.com

Posmetromedan.com – Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menjerat Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bandar Khalipah, Kabupaten Serdangbedagai, berinisial RS.

Kasus dugaan korupsi dana Bos itu tengah ditangani pihak Polres Serdangbedagai (Sergai). Terbaru, pihak Polres Sergai mengaku telah menaikan kasus tersebut ke tahap penyidikan.

Kepsek SMPN 2 Bandar Khalipah berinisial RS yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Sergai, diduga melakukan penyelewengan dana BOS sebesar Rp 23 juta lebih.

“Jadi terkait dugaan tindak pidana korupsi oleh ketua MKKS berinisial RS, saat ini sedang berlangsung proses penyidikannya,” ujar KBO Satreskrim Polres Sergai Iptu Edward Sidauruk dan Kanit Tipikor Ipda Cardio S Butarbutar, saat menggelar pres rilis di Mapolres Sergai, Kamis (31/8) kemarin.

BACA JUGA..  Anak dan Bapak Kompak Bacoki Jukir di Stabat

Masih keterangan mereka, pihaknya kini (Polres Sergai) telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

Beberapa barang bukti juga telah diamankan. Namun penetapan tersangka masih menunggu proses lebih lanjut.

“Saat ini sudah ada 45 orang saksi yang sudah kita mintai keterangan, termasuk Kepala Sekolah dan yang berkaitan penggunaan dana BOS,” lanjutnya.

BACA JUGA..  Bule Prancis Jatuh di Air Terjun Sipiso-piso, Korban Patah Tulang

Terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana BOS ini, pihaknya bakal memanggil saksi ahli bahasa dan saksi ahli pidana, serta melakukan gelar perkara di Bagian Wasidik Krimsus Polda Sumut perihal penetapan tersangka.

“Rencana tindak lanjut ke depan kita akan melakukan pemeriksaan ahli bahasa dari Balai Bahasa Medan dan ahli pidana dari Universitas Muhammadiyah Sumut, dan juga dari Dinas Provinsi Sumut yang memahami juknis terkait penggunaan dana BOS,” ungkap Edward Sidauruk.

BACA JUGA..  Bus Rosalia Indah Masuk Parit Samping Tol Batang-Semarang, 7 Meninggal Dunia

Hingga kini, penyidik sedang mengumpulkan alat bukti, karena dengan alat bukti itu nanti akan dilakukan gelar penetapan tersangka.

Perlu diketahui, kasus ini mencuat saat Sat Reskrim Polres Sergai mengamankan S, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tebing Syahbandar sebagai sekretaris MKKS dan RS, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bandar Kalifah yang menjabat sebagai Ketua MKKS.

Hingga kini pemeriksaan masih dilakukan terhadap keduanya di Tipikor Polres Serdangbedagai. (*)

Reporter: Surya Hasibuan
Editor: Maranatha Tobing