Jalan Nasional Aceh Tenggara hingga Perbatasan Sumut Rusak Parah, Kinerja BPJN Aceh Dipertanyakan

oleh
Inilah salah satu titik badan jalan Nasional Kabupaten Aceh Tenggara hingga perbatasan Sumatera Utara, yang mengalami rusak parah. Apabila hujan turun, lobang di badan jalan ini akan digenangi air dan mengancam keselamatan nyawa yang melintas. (Safrizal/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Jalan nasional di kawasan Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) saat ini sangat memprihatinkan. Di banyak titik hingga perbatasan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), badan jalan berlubang dan mencancam keselamatan jiwa masyarakat.

Kendati pemerintah telah mengalokasikan anggaran dari APBN sebesar Rp4,5 Miliar yang dikelola Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh untuk pemeliharaan jalan nasional, namun fakta di lapangan tidak mencerminkan besarnya anggaran yang tersedia.

Salah satu badan jalan rusak parah terdapat di Jalan Jendral Ahmad Yani Depan Kantor Perpustakaan Kabupaten Agara. Selain badan jalan berlubang, saluran parit juga  tersumbat di sepanjang jalan tersebut, seperti di Desa Perapat Hulu. Parit tersumbat ini sudah tidak diperbaiki sejak beberapa tahun terakhir.

Salah satu masyarakat, Fazli Budiman Syah kepada Posmetromedan.com, saat melintas di Desa Pulonas, Kecamatan Babussalam, mengeluhkan permukaan jalan yang rusak dan berlubang tepatnya di depan Kantor Perpustakaan.

BACA JUGA..  Komit Perkuat SDM Sehat & Produktif, Bupati Tapanuli Utara Anggarkan Premi JKN Rp38,06 Miliar Tahun 2026

“Pihak yang melakukan perbaikan disitu aneh kurasa. Harusnya memperbaiki pecing menggunakan aspal, tapi ini kulihat menggunakan tanah,” ujar Fazli Budiman Syah.

Fazli juga menjelaskan, bahwa setiap hujan turun di Desa Perapat Hulu  Jalan Ahmad Yani pasti banjir karena drainase disana sama sekali tidak berfungsi.

“Banyak dranase dijalan nasional tidak berfungsi dengan baik salah satu seperti di Desa Perapat Hulu Kecamatan Babussalam sehingga setiap hujan deras turun hampir seluruh badan jalan tergenang air,” ujarnya Fazli.

BACA JUGA..  MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Harap Jadi Penguat Syiar Alquran Secara Berkelanjutan

Fazli menambahkan, hal ini terjadi akibat kurangnya perhatian oleh pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh. (*)

Reporter: Safrizal
Editor: Maranatha Tobing