3 Rumah Hangus Terbakar di Tapsel saat Malam Takbiran

oleh
Api membubung tinggi menghanguskan 3 unit rumag di Sibakkua, Kecamatan Angkola Barat, Tapanuli Selatan, saat malam takbiran. (Amran Pohan/Posmetromedancom) 

POSMETROMEDAN.com – 3 rumah rata dengan tanah dilahap sijago merah, di Desa Sibakkua, Kecamatan Angkola Barat, Tapanuli Selatan (Tapsel), pada malam takbiran, Jum’at (21/4/2023).

Informasi dari Camat Angkola Barat M Tohir Pasaribu menyebut, tidak ada korban jiwa pada kebakaran itu, kerugian diperkirakan seratusan juta rupiah.

“Benar. Ada, 3 rumah yang terbakar di Dibakkua,” terang Camat lewat selulernya.

Ketiga rumah itu adalah rumah kontrakan milik Pardomuan Ritonga (60), yang ditempati Karmin Panggabean (39). Dengsn ukuran 7×14 bangunan kayu.

BACA JUGA..  Udin Remaja 16 Hanyut di Sungai Sambirejo Timur , Tim SAR Masih Mencari

Seterusnya rumah kontrakan milik  Kunnong Simanjuntak (30) yang ditempati Ales Ganti Gultom (36) ukuran 7×10 meter persegi terbuat dari kayu. Dan rumah Embong Batubara (31).

Dijelaskan, melihat ada kebakaran, warga berkumpul dan berupaya memadamkan api

dengan peralatan seadanya. Lalu, setelah mendapat informasi, regu pemadam kebakaran tiba dilokasi. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 01.30 WIB, Sabtu (22/4/2023).

BACA JUGA..  Ban Pecah, Truck Bermuatan Ikan Emas Terjungkal

Akibat kejadian itu kata Camat, tiga keluarga yang tinggal di tiga rumah terbakar itu, sementara menompang dirumah saidara, di Desa Sibakkua.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Daerah Kabupaten Tapsel, Parlindungan Harahap juga membenarkan kejadian itu. Namun, sambung Kadis Sosial yang juga Pj Sekda Tapsel ini, pihaknya belum meninjau lokasi dan belum ada, membantu para korban kebakaran itu.

BACA JUGA..  Lima Hari Ditelan Sungai Ular, Nasib Pemancing 34 Tahun Belum Diketahui

“Selesai sholat id melalui kabid akan segera di koordinasikan dengan Camat, dan survey ke tempat musibah,” jawab Kadis lewat pesan WA.

Namun, hingga sore ternyata petugas dan bantuan dari Dinas yang dimaksut belum ada sama sekali. (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing