Warga Desa Mulia Secanggang Gotongroyong Bedah Rumah Tak Layak Huni

oleh
Syah Afandin bersama Bapak Satar & Istri. (Istimewa)

POSMETROMEDAN.com- Masyarakat Desa Mulia Kecamatan Secanggang gotong royong membedah rumah milik warga setempat, Satar PA (80).

Satar PA sekeluarga merupakan warga Dusun 1 Kepala Sungai Desa Mulia. Pekerjaannya sebagai petani serabutan. Selain ekonomi lemah, kondisi Satar juga memperhatinkan, kakinya sebelah kiri cacat dengan kondisi putus diakibatkan terkena mesin babat rumput.

Selama ini Satar PA bersama istrinya, Poniah dan keluarga menempati rumah dengan kondisi tidak layak huni.

BACA JUGA..  Bupati Vandiko Gultom Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila sebagai Ideologi yang Hidup
Kondisi rumah Bapak Satar sebelum dibedah. (Istimewa)

Kini setelah dibeda dengan menggunakan dana swadaya masyarakat sebesar Rp20 juta, rumah mereka menjadi bagus dan layak huni.

Diperesmiannya, Plt Bupati Langkat Syah Afandin hadir sekaligus memberikan taliasih untuk membantu kebutuhan keseharian Satar dan keluarga, Senin (13/3/2023).

Afandin pun mengakui rumah yang di bedah oleh swadaya ini merupakan tindakan yang sangat baik dan patut dicontoh. Warga setempat semuanya pasti bangga dan terharu ada yang peduli dengan kesusahan orang lainnya yang membutuhkan uluran tangan.

BACA JUGA..  Usai Digeruduk Warga, Camat Bangun Purba Dinonaktifkan

“Tiada henti-hentinya saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang ikut andil dalam kegiatan bedah rumah milik Bapak Satar inj, serta masyarakat yang menyumbangkan sedikit rezekinya untuk membantu sesama,” pungkasnya.

Kondisi rumah Bapak Satar setelah dibedah. (Istimewa)

Bedah rumah ini digerakan oleh Kepala Desa Suka Mulia, Miswanto beserta tokoh masyarakat Bapak Kencus dan Bapak Samsul dan teman teman dermawan yang berada di Desa Mulia dan Desa Teluk.

BACA JUGA..  Event Budaya Horja Bius Pasahat Horbo Lae-Lae Tu Dolok Pusuk Buhit Digelar

Satar dan istri mengucapkan banyak terimakasi kepada para dermawan yang sudah peduli membantu membedah rumahnya, dari tidak layak huni menjadi layak huni.(*)

Reporter: MA Santoso
Editor: Mangampu Sormin